Dukung Pengembangan SDM, Lapas Narkotika Karang Intan Ikuti Uji Kompetensi ProfASN

Berita31 Dilihat

Banjarbaru, Metrozone.net –

Tiga pejabat struktural Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengikuti Uji Kompetensi Program Kebijakan Profiling Aparatur Sipil Negara (ProfASN) Tahap 2 di Kantor Regional VIII Banjarmasin, Sabtu (24/10/2026). Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kalimantan Selatan menyelenggarakan kegiatan ini untuk memetakan kompetensi dan potensi ASN sebagai dasar pengembangan sumber daya manusia yang profesional serta sesuai dengan kebutuhan organisasi.

Ketiga pejabat tersebut yakni Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Rizki Akbar, serta Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Indra Wahyudi. Keikutsertaan mereka mencerminkan dukungan Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terhadap peningkatan kapasitas pejabat yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan organisasi, pengamanan, dan pembinaan kemandirian warga binaan.

Melalui program ProfASN, peserta menjalani proses penilaian untuk mengidentifikasi kompetensi dan potensi masing-masing. Hasil pemetaan tersebut nantinya dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebutuhan pengembangan pegawai, termasuk peningkatan kapasitas dan penempatan ASN berdasarkan kemampuan serta tuntutan jabatan.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam uji kompetensi menjadi kesempatan bagi pejabat struktural untuk mengetahui kemampuan yang dimiliki sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu ditingkatkan. Menurutnya, pengembangan kompetensi aparatur memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan tugas Pemasyarakatan secara profesional.

“Uji kompetensi ini menjadi bagian penting dalam pengembangan kualitas aparatur. Melalui pemetaan kompetensi dan potensi, kami dapat mengetahui kemampuan yang perlu terus dikembangkan agar setiap pejabat mampu menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab. Harapannya, hasil kegiatan ini dapat mendukung peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan Pemasyarakatan kepada masyarakat,” ujar Yugo.

Keikutsertaan ketiga pejabat tersebut juga menunjukkan perhatian Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di berbagai bidang tugas. Kompetensi kepemimpinan, pengelolaan pengamanan, dan pelaksanaan pembinaan kemandirian menjadi aspek penting dalam mendukung penyelenggaraan Pemasyarakatan yang efektif dan bertanggung jawab.

Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berharap hasil ProfASN Tahap 2 dapat menjadi bahan evaluasi dalam menentukan kebutuhan pengembangan kompetensi pejabat secara berkelanjutan. Melalui upaya tersebut, Lapas berkomitmen menghadirkan aparatur yang mampu menjalankan tugas secara profesional sekaligus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan Pemasyarakatan bagi masyarakat. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *