Meulaboh (Metrozone.net) – Pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA Negeri 1 Meulaboh, Aceh Barat, mengikuti Pelatihan Kepemimpinan intensif pada Senin, 18 Mei 2026.
Kegiatan yang bertujuan melahirkan generator perubahan di kalangan remaja ini berlangsung khidmat di Aula Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Wilayah Kabupaten Aceh Barat. Acara dibuka langsung oleh Plt. Kepala SMAN 1 Meulaboh, Ibu Isnayati Mus, S.Pd.I.
Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran OSIS sebagai laboratorium kepemimpinan sebelum terjun ke masyarakat. “Kalian adalah wajah masa depan Aceh Barat. Pemimpin hari ini bukan lagi mereka yang sekadar memberi perintah, melainkan mereka yang mampu merangkul, berinovasi, dan menjaga integritas di tengah gempuran zaman,” ujar Ibu Isnayati.
Senada dengan hal tersebut, Koordinator Kegiatan, Bapak Iderol, S.Pd.I, dalam laporannya menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 50 siswa-siswi pilihan yang merupakan pengurus inti OSIS. Beliau berharap lewat pelatihan ini, kapasitas manajerial dan mentalitas para kader dapat terasah dengan baik.
Untuk membedah tuntas formula kepemimpinan masa kini, SMAN 1 Meulaboh menghadirkan dua akademisi andal dari Jurusan Sosiologi, FISIP, Universitas Teuku Umar (UTU). Pelatihan dibagi ke dalam dua sesi materi yang interaktif Sesi I: “Membangun Jiwa Kepemimpinan OSIS yang Visioner dan Inspiratif” Disampaikan oleh Sopar Sinambela, M.Si. Beliau memaparkan bagaimana cara seorang pemimpin muda membaca arah masa depan, menyusun program kerja yang berdampak, serta menjadi sumber inspirasi bagi rekan sejawat tanpa bersikap otoriter.
Sesi II: “Kepemimpinan Remaja: Keterampilan, Etika, dan Tanggung Jawab di Era Digital” Disampaikan oleh Dr. Akmal Saputra, M.A. Di sesi ini, Dr. Akmal menyoroti tantangan generasi Z yang hidup beriringan dengan media sosial. Ia menegaskan bahwa pemimpin digital wajib memiliki literasi yang kuat, etika berkomunikasi (netiket), serta mampu memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan pengaruh positif, bukan terjebak dalam arus hoaks atau perundungan siber (cyberbullying).
(Almanudar)







