Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, —
Sebanyak 500 peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dari 3 kecamatan di Kabupaten Pringsewu antusias mengikuti Gebyar HIMPAUDI Kabupaten Pringsewu Bersama Faber-Castell yang digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Pekon Sinar Mulya, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Pringsewu, Lampung, pada Selasa (20/10/2026).
Pantauan langsung tim Metrozone.net pada Selasa, 20 Oktober 2026 pukul 12.18.49 WIB di Jalan Raya Sinar Mulia, Pekon Sinar Mulya, Kecamatan Banyumas, tampak panggung utama megah dengan backdrop bertuliskan GEBYAR HIMPAUDI KABUPATEN PRINGSEWU BERSAMA FABER-CASTELL Creative Family Award “Warnai Cita, Ukir Cerita, Rajut Kebersamaan Keluarga” dalam rangka HUT HIMPAUDI KE-21.
Acara bergengsi tingkat PAUD tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Pringsewu Hj. Umi Laila, S.Ag., Camat Banyumas Zainal Abidin, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Pringsewu Taufik Qurahim, Kepala Bidang PAUD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pringsewu, serta perwakilan Pemerintah Pekon Sinar Mulya dan ratusan wali murid pendamping.
Peserta gebyar berasal dari 3 kecamatan, yakni Kecamatan Pagelaran Utara, Kecamatan Banyumas, dan Kecamatan Sukoharjo, dengan total 500 peserta didik PAUD yang mengikuti berbagai kategori lomba mewarnai dan kreatifitas bersama keluarga.
Struktur Kepanitiaan Terungkap
Berdasarkan data kepanitiaan yang dihimpun Metrozone.net, susunan panitia Gebyar HIMPAUDI tersebut adalah Ketua Riskarani, Sekretaris Desi Dwijayanti, Bendahara Risna Damayanti. Sedangkan Ketua Panitia Pelaksana adalah Kepala Sekolah PAUD Pekon Sinar Mulya Miftahul Ulum. Jumlah total panitia sebanyak 27 orang termasuk unsur Ketua, Sekretaris, Bendahara (KSB).
Acara tersebut diadakan oleh Bunda PAUD pengurus Kabupaten, Ibu Suprihatin, terang panitia bagian bendahara kepada awak media. Untuk sponsor utama kegiatan adalah perusahaan alat tulis internasional Faber-Castell.
Pungutan Rp 50 Ribu Jadi Sorotan, Hitungan Capai Rp 25 Juta
Namun di balik kemeriahan yang dihadiri pejabat tinggi Kabupaten Pringsewu tersebut, muncul keluhan dari sejumlah wali murid peserta terkait pungutan biaya pendaftaran dan transparansi penjurian.
Untuk pendaftaran, setiap peserta didik PAUD dikenakan uang pendaftaran sebesar Rp 50.000 (lima puluh ribu rupiah) per murid. Dengan jumlah 500 murid peserta, maka total pungutan mencapai Rp 25.000.000 (dua puluh lima juta rupiah).
Ironisnya, untuk peserta per murid hanya mendapatkan makanan ringan atau snack. Sementara itu, berdasarkan keterangan bendahara panitia, untuk panitia menerima per murid Rp 46.000 (empat puluh enam ribu) yang Rp 4.000 (empat ribu) dikembalikan lagi per murid atau per lembaga PAUD.
Fasilitas kegiatan sendiri menggunakan Gedung GSG Pekon Sinar Mulya yang merupakan fasilitas umum (fasum) milik pekon, sehingga tidak ada biaya sewa gedung yang besar.
Hadiah Juara dan Dominasi Anak Panitia
Berdasarkan keterangan ketua panitia gebyar kepada awak media, untuk hadiah juara 1, 2, 3 mendapatkan piagam, tropi, dan uang pembinaan juara 1 Rp 500.000, juara 2 Rp 400.000, juara 3 Rp 300.000, harapan 1 Rp 250.000, harapan 2 Rp 200.000 dan harapan 3 Rp 200.000. Sedangkan untuk harapan dan favorit 5 peserta hadiah berupa bingkisan produk dari Faber-Castell.
“Selain itu para juara peserta lomba gebyar rata-rata dimenangkan oleh anak panitia lomba gebyar dan hanya satu yang juara dari pihak luar panitia lomba gebyar,” terang salah satu wali murid peserta yang enggan disebutkan namanya kepada Metrozone.net dengan nada kecewa.
Hal senada disampaikan guru PAUD SPS Harapan Bangsa yang menyebut anak didiknya yang meraih juara favorit 1 hanya mendapatkan kenang-kenangan dan juara harapan 3 hanya Rp 200.000.
Dengan 500 peserta antusias, total pungutan per peserta didik Rp 50 ribu mencapai Rp 25 juta. Jika panitia menerima Rp 46 ribu per peserta, maka total yang dikelola panitia Rp 23 juta, dengan pengembalian Rp 4 ribu per murid, transparansi penggunaan dana, mekanisme sponsor Faber-Castell yang seharusnya mensupport penuh kegiatan, dan sistem penjurian yang rata-rata juaranya adalah anak panitia menjadi sorotan tajam wali murid yang hadir menyaksikan acara yang dihadiri Wabup, Camat, Ketua HIMPAUDI dan Kabid PAUD tersebut.
Konfirmasi Dihalangi, Ketua Panitia Minta Berita Jangan Dinaikkan
Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia dan Bunda PAUD Kabupaten Pringsewu belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan per peserta didik daftar lomba gebyar Rp 50 ribu dan juara yang didominasi anak panitia tersebut.
Bahkan pada saat awak media ini mencoba melakukan konfirmasi dan kroscek statement rilis berita melalui WhatsApp kepada ketua panitia gebyar PAUD dengan pesan sopan “Assalamualaikum, ijin Bu ketua panitia gebyar untuk tolong kroscek statement rilis berita online kita sebelum naik link berita online Bu,” jawaban ketua panitia justru meminta agar berita jangan dinaikkan dengan keterangan dan alasan yang tidak jelas.
“Beritanya gk ush di naikin ya,” jelas ketua panitia via WhatsApp.
(Epy/Red)








