Aceh Barat (METROZONE.net) – Komandan Kodim (Dandim) 0105/Aceh Barat, Letkol Inf S Kembaren.S.E.,M.I.P.,CFrA kerahkan Personel untuk turun langsung ke lapangan melaksanakan pembersihan Jalan penghubung Desa Jambak–Sikundo yang terdampak bencana alam. Aksi ini adalah sebagai langkah cepat dan nyata TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan kondisi wilayah serta memastikan akses transportasi masyarakat dapat kembali normal terutama di wilayah Kecamatan Pante Ceureumen, Sabtu (17/1/2026).
Bencana alam yang terjadi akibat curah hujan tinggi dalam beberapa waktu lalu menyebabkan material longsor, lumpur, serta pohon tumbang terbawa arus menutup akses badan jalan Desa Jambak–Sikundo. Akibatnya, arus lalu lintas sempat terganggu dan menyulitkan mobilitas warga, khususnya yang bergantung pada jalur tersebut untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sehari-hari.
Menindak lanjuti kondisi tersebut, Dandim 0105/Aceh Barat langsung menginstruksikan para Danramil beserta personel di wilayah teritorialnya untuk segera bergerak melaksanakan karya bakti pembersihan jalan. Dandim menekankan pentingnya kehadiran TNI AD di tengah masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan pascabencana.
Bagi Dandim bahwa keterlibatan TNI AD dalam penanganan bencana merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk pengabdian kepada rakyat. Menurutnya, TNI harus selalu menjadi solusi atas kesulitan masyarakat.
“Pascabencana, yang paling utama adalah memastikan keselamatan warga serta membuka kembali akses jalan yang terputus. Jalan Jambak–Sikundo ini sangat vital bagi masyarakat, sehingga harus segera dibersihkan agar aktivitas warga bisa kembali berjalan normal,” ujar Dandim.
Pelaksanaan pembersihan jalan dilakukan secara Gotong Royong dengan melibatkan personel TNI dari jajaran Kodim 0105/Aceh Barat, Perangkat Desa serta masyarakat setempat. Dengan semangat kebersamaan, Personel gabungan bahu-membahu membersihkan material longsor, mengangkat pohon tumbang, serta membersihkan lumpur yang menutupi badan jalan.
Dalam kegiatan tersebut, personel TNI menggunakan peralatan manual seperti cangkul, sekop, dan parang, serta dibantu dengan alat berat milik Pemerintah Daerah untuk mempercepat proses pembersihan. Meski menghadapi medan yang cukup berat, namun kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.
Dandim juga mengingatkan seluruh Personel agar tetap mengutamakan faktor keamanan dan keselamatan selama pelaksanaan tugas. Dandim meminta agar koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Kehadiran TNI di lokasi bencana mendapat apresiasi dan sambutan positif dari masyarakat. Warga setempat mengaku sangat terbantu dengan respon cepat yang dilakukan oleh jajaran Kodim 0105/Aceh Barat. Mereka berharap akses Jalan Jambak–Sikundo dapat segera pulih sepenuhnya sehingga aktivitas perekonomian, distribusi hasil pertanian, serta mobilitas masyarakat tidak lagi terhambat.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa selama ini jalan tersebut merupakan jalur utama yang menghubungkan antar Desa dan Kecamatan. Dengan dibukanya kembali akses jalan, masyarakat dapat kembali beraktivitas seperti biasa.
Selain melakukan pembersihan jalan, jajaran Kodim 0105/Aceh Barat juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah sekitar yang berpotensi terdampak bencana. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya hujan susulan yang dapat memicu longsor atau banjir.
Kodim 0105/Aceh Barat menegaskan komitmennya untuk selalu siap membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana alam. Sinergi antara TNI, Pemerintah Daerah dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan serta memperkuat ketahanan wilayah menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
(Almanudar)






