Suka Makmue (Metrozone.net) – Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., memimpin Upacara Peringatan Hari Lahir ke-18 Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Pengurus Daerah (PD) Kabupaten Nagan Raya yang berlangsung di MAN Inovasi Nagan Raya, Parom, Kecamatan Seunagan, Jumat (24/7/2026).
Upacara tersebut diikuti oleh 350 peserta dan turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Nagan Raya, Dr. H. Salman Al Farisi, S.Ag., M.Pd., Ketua PGM Indonesia PD Kabupaten Nagan Raya, M. Dahlan, S.Pd., M.Pd., serta undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati yang akrab disapa TRK menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir ke-18 PGM Indonesia yang tahun ini mengusung tema “18 Tahun Mengabdi, Menguatkan Tekad Berjuang untuk Kesejahteraan dan Peningkatan Kualitas Guru Madrasah.”
“Selama delapan belas tahun, PGM Indonesia telah hadir sebagai wadah perjuangan, pengabdian, dan penguatan profesionalisme guru madrasah di seluruh Indonesia,” ujar TRK.
Menurutnya, keberadaan guru madrasah memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai pendidik yang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai pembentuk karakter, akhlak, dan nilai-nilai keislaman bagi generasi penerus bangsa.
“Saya memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh keluarga besar PGM Indonesia, khususnya PGM Indonesia PD Kabupaten Nagan Raya, yang selama ini terus berkomitmen memperjuangkan peningkatan kualitas guru madrasah sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam memajukan pendidikan Islam,” kata Bupati TRK.
TRK menegaskan bahwa kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang dimiliki. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya berkomitmen mendukung berbagai program peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
“Kami akan terus mendukung berbagai upaya peningkatan kompetensi guru, pengembangan inovasi pembelajaran, pemanfaatan teknologi digital, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Agama, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa di tengah pesatnya transformasi digital, guru madrasah dituntut untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui peningkatan kompetensi, penguasaan teknologi pembelajaran, serta tetap menjaga nilai-nilai keislaman dan budaya bangsa.
“Saya percaya guru madrasah di Kabupaten Nagan Raya mampu menjadi pelopor pendidikan yang inovatif tanpa meninggalkan jati diri sebagai pendidik yang berakhlak dan berintegritas,” tuturnya.
Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh guru madrasah di Kabupaten Nagan Raya untuk terus berkarya, berinovasi, serta mengabdikan diri dengan penuh keikhlasan demi mencetak generasi yang unggul dan berkarakter.
“Jadilah teladan bagi peserta didik dan masyarakat, serta terus menjaga marwah guru madrasah sebagai pendidik yang profesional, berkarakter, dan bermartabat,” pungkasnya.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kepada para pemenang berbagai perlombaan yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Lahir ke-18 PGM Indonesia.
Pada kategori Lomba Video Pendek Ucapan Hari Lahir ke-18 PGM Indonesia, juara pertama diraih Mhd. Daud, S.Pd.I. dari MIN 7 Nagan Raya, disusul Hanafi, S.Pd.I. dari MTsS Safinatun Naja sebagai juara kedua, dan Muhammad Khalidin dari MIN 12 Nagan Raya sebagai juara ketiga.
Sementara itu, pada Lomba Video Inovasi Guru, juara pertama diraih Siti Sara, S.Pd. dari MIN 12 Nagan Raya, juara kedua Shofiyah, S.Pd. dari MAN Inovasi Nagan Raya, dan juara ketiga Marissa Yolanda, S.Pd. dari MIN 6 Nagan Raya.
Untuk Lomba Panduan Suara Mars Madrasah dan Mars PGM Indonesia, MAN Inovasi Nagan Raya berhasil meraih juara pertama, diikuti MTsN 1 Nagan Raya sebagai juara kedua, dan MTsS Safinatun Naja sebagai juara ketiga.
Selain itu, panitia juga memberikan Penghargaan Guru Kreatif, Dedikatif, dan Inovatif kepada Shinta Dita Utami, S.Pd. dari MIN 13 Nagan Raya sebagai penerima terbaik pertama serta M. Inqiado Alfarasi, S.Pd.I. dari MIN 12 Nagan Raya sebagai penerima terbaik kedua.
(Almanudar)






