MEULABOH (Metrozone.net) – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, memimpin Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Aceh Barat yang berlangsung di Aula Gedung B Disdikbud setempat, Senin (27/7/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pejabat Disdikbud Aceh Barat, para pengawas sekolah, serta seluruh kepala sekolah tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Aceh Barat.
Dalam arahannya, Bupati Tarmizi menegaskan bahwa Rakornis ini merupakan langkah awal untuk membangun sistem pendidikan di Aceh Barat agar lebih terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil.
Ia menekankan pentingnya membahas setiap persoalan pendidikan secara mendalam demi melahirkan solusi konkrit baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang dengan target yang realistis dan jelas.
”Semua program yang disusun harus memiliki arah yang jelas dan tidak lagi sekadar program copy-paste dari tahun ke tahun. Kita harus mengetahui posisi Aceh Barat saat ini dan berusaha naik kelas setiap tahunnya,” ujar Tarmizi
Tarmizi mengingatkan seluruh insan pendidikan di Aceh Barat untuk keluar dari zona nyaman dan meninggalkan budaya kerja yang hanya sebatas memenuhi rutinitas formal. Menurutnya, pola kerja yang pasif tanpa inovasi menjadi salah satu penghambat utama kemajuan mutu pendidikan daerah.
”Kita harus bekerja dengan hati, memiliki target, dan berorientasi pada prestasi. Jangan merasa puas dengan kondisi saat ini. Pendidikan Aceh Barat harus berubah menjadi lebih baik,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti dukungan anggaran sektor pendidikan yang terbilang besar, mengingat amanat nasional yang mengalokasikan minimal 20 persen dari APBD. Tarmizi meminta agar serapan anggaran tersebut benar-benar berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan, bukan sekadar menghabiskan anggaran tanpa capaian yang terukur.
Sebagai bentuk kepedulian dan komitmen terhadap kesehatan peserta didik, Bupati Tarmizi turut menginstruksikan pembentukan tim khusus untuk pengawasan kantin sekolah. Tim lintas sektor ini nantinya akan melibatkan unsur Disdikbud, Dinas Kesehatan, serta pihak rumah sakit.
Tugas utama tim ini adalah memantau dan memastikan seluruh makanan maupun minuman yang dijual di kantin-kantin SD dan SMP aman serta layak dikonsumsi oleh anak-anak.
“Saya minta agar seluruh sekolah menghentikan penjualan makanan maupun minuman yang dinilai berpotensi membahayakan kesehatan anak, serta menggantinya dengan produk yang lebih sehat dan bergizi,” ungkap Tarmizi
Menutup arahannya, Bupati Tarmizi mengajak seluruh jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, para pengawas, dan kepala sekolah untuk mempererat rasa kebersamaan sebagai satu keluarga besar yang solid.
Ia memancangkan target ambisius agar Kabupaten Aceh Barat mampu bertransformasi menjadi daerah dengan kualitas pendidikan terbaik di seluruh Provinsi Aceh pada tahun 2028 mendatang.
”Saya ingin Dinas Pendidikan menjadi keluarga besar yang memiliki satu tujuan. Kita targetkan pada tahun 2028 pendidikan Aceh Barat menjadi yang terbaik di seluruh Aceh. Target ini harus menjadi komitmen bersama dan diwujudkan melalui kerja nyata,” pungkasnya.
(Almanudar)






