Bimtek Pertanian Udara Bersih Perkenalkan Empat Metode Pemanfaatan Limbah Pertanian

Daerah301 Dilihat

Aceh Barat (Metrozone.net) – Pada hari yang cerah di Lahan Food Estate Korem 012/TU, Desa Ujong Tanoh Darat, Kecamatan Meurebo, Kabupaten Aceh Barat, Yayasan Field Indonesia, bersama dengan Korem 012/TU, Dinas Pangan dan Dinas Pertanian dan Holtikultura Kabupaten Aceh Barat, menyelenggarakan “Bimbingan Teknis Pertanian Udara Bersih Indonesia.”

Kegiatan ini mendapat sambutan yang baik dan positif dari berbagai pihak, dengan hadirnya Staf PHT Yayasan FIELD Indonesia Bapak Kuswana, SP, Koordinator FIELD Aceh Bapak Marzuki, Perwakilan Earth Care Representative Indonesia Ibu Ubat Romaidah, dan Kadis Pangan Aceh Barat Drh. Kamarlisnur. Peserta Bimbingan Teknis ini terdiri dari perwakilan penyuluh Pertanian, Staf Dinas Pangan dan kelompok tani dari Kabupaten Aceh Barat, Rabu (25/10).

Bimtek tersebut di fasilitasi oleh Ahli Hama Penyakit Tanaman Bapak Kuswana, SP dari Yayasan FIELD Indonesia. Materi utama Bimtek tersebut memperkenalkan metode pertanian udara bersih Indonesia. Metode pertama adalah Teknik Mulsa Tanpa Olah Tanah (MTOT), di mana lahan pertanian dikelola tanpa perlu olah tanah berulang, melainkan dengan pembuatan bedengan dan penggunaan pupuk kompos serta mulsa alami.

Metode kedua adalah Teknik Bedengan Kayu (Hugelkultur), yaitu pembangunan guludan dengan penggunaan bahan-bahan organik seperti batang kayu, cabang, ranting, dan sisa-sisa kayu gergajian yang ditutupi dengan tanah dan mulsa.

Metode ketiga adalah Pembuatan Kandang Ayam Serasah, dimana ayam digunakan untuk membuat kompos dengan mencakar dan mencari makanan, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis.

Sementara metode keempat adalah Pembuatan Pupuk Daun dari Cangkang Telur, yang menghasilkan pupuk kaya kalsium sebagai pengganti dolomit.

Penyampaian materi dilakukan melalui metode partisipatif dan diskusi sehingga Para peserta sangat aktif dan antusias dalam mengikuti bimtek tersebut. Pada Bimtek juga dilakukan praktek lapang secara langsung seperti pembuatan mulsa organik yang dipandu oleh Staf PHT Yayasan FIELD Indonesia Bapak Kuswana, SP.

Dalam sesi wawancara, Bapak Kuswana, SP dari Yayasan FIELD Indonesia mengucapkan terima kasih kepada Danrem 012/TU atas dukungan yang luar biasa kepada Field Indonesia khususnya pada pelaksanaan bimbingan teknis. Beliau menyatakan kebanggaannya atas kerjasama ini dan berharap agar Korem 012/TU menjadi promotor agar pertanian udara bersih semakin berkembang di wilayah tersebut.

Diakhir kegiatan Bimtek, Danrem 012/TU menyampaikan apresiasi kepada Yayasan FIELD Indonesia atas kontribusinya dalam menciptakan udara bersih melalui pertanian. Beliau menyatakan apa yg dilakukan oleh Field hal ini sejalan dengan prinsip dan metode yang akan dikembangkan ketahanan pangan yang dilakukan oleh Korem 012/TU.

Melalui Budi daya yg telah dilakukan di Food estate ini telah menghasilkan berbagai komoditas yang mendukung program ketahanan pangan, yang sejalan dengan metode pertanian yang menghasilkan udara bersih.

Semoga bekal pengetahuan dan ketrampilan tentang metode baru ini yang yg diperoleh oleh peserta penyuluh tani, staf dinas pangan dan petani dari kelompok tani metode baru ini dapat memberikan kontribusi yang positif pengembangan teknik dan budidaya pertanian yang lebih sehat dan ramah lingkungan.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *