Belajar Manajemen Keuangan, Warga Binaan Lapas Narkotika Karang Intan Siapkan Diri Hidup Mandiri

Berita20 Dilihat

Karang Intan, Metrozone.net –

Petugas dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan mengikuti perkuliahan Strata 2 (S2) dengan mata kuliah Manajemen Keuangan secara virtual melalui Zoom pada Selasa (13/10/2026). Melalui kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Indonesia (STIMI) Banjarmasin, Lapas memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperluas pengetahuan dan mempelajari pengelolaan keuangan yang dapat mereka terapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Warga binaan mengikuti perkuliahan dari Ruang Belajar Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, sedangkan petugas mengikuti kegiatan dari ruang kerja masing-masing dengan tetap memperhatikan kelancaran tugas kedinasan. Dosen pengajar, Akhmad Aspiannor, menyampaikan materi mengenai perencanaan keuangan, pengelolaan sumber daya keuangan, dan pengambilan keputusan secara bertanggung jawab.

Materi tersebut membantu peserta memahami pentingnya mengatur keuangan secara terencana, menentukan prioritas kebutuhan, dan menggunakan pendapatan secara bijak. Bagi petugas, pembelajaran ini menjadi kesempatan untuk menambah pengetahuan dan mengembangkan kompetensi diri. Sementara itu, bagi warga binaan, pemahaman tentang pengelolaan keuangan dapat menjadi bekal untuk merencanakan kebutuhan dan mempersiapkan kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana.

Dosen pengajar, Akhmad Aspiannor, menekankan pentingnya menerapkan pengetahuan manajemen keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

“Manajemen keuangan mengajarkan kita untuk merencanakan penggunaan uang, menentukan prioritas, dan mengambil keputusan secara cermat. Pemahaman ini penting agar seseorang dapat mengelola sumber daya yang dimiliki secara bertanggung jawab, baik dalam pekerjaan maupun kehidupan pribadi,” ujar Akhmad Aspiannor.

Salah seorang petugas peserta perkuliahan, Ardian, menyampaikan bahwa kegiatan ini memberinya kesempatan untuk memperluas wawasan dan meningkatkan kemampuan melalui pendidikan formal.

“Perkuliahan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Materi Manajemen Keuangan memberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan dan ketelitian dalam mengelola keuangan. Kami berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Ardian.

Warga binaan berinisial MA juga menyambut baik kesempatan mengikuti perkuliahan tersebut. Menurutnya, pembelajaran ini memberikan pengetahuan yang bermanfaat untuk mengatur kebutuhan dan mempersiapkan kehidupan setelah kembali ke masyarakat.

“Saya senang mendapat kesempatan mengikuti perkuliahan dan mempelajari hal baru. Materi ini mengajarkan kami untuk mengatur pengeluaran, mendahulukan kebutuhan, dan menggunakan uang dengan bijak. Saya berharap ilmu yang diperoleh dapat membantu saya menjalani kehidupan yang lebih terencana dan mandiri setelah kembali ke masyarakat,” tutur MA.

Melalui kerja sama dengan STIMI Banjarmasin, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mendukung pengembangan kompetensi petugas sekaligus memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan. Program ini menjadi bagian dari upaya menyediakan akses pembelajaran yang bermanfaat bagi pengembangan pengetahuan dan kapasitas peserta.

Bagi warga binaan, kesempatan mengikuti pendidikan diharapkan dapat membantu mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat dengan pengetahuan yang berguna dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, bagi petugas, pembelajaran berkelanjutan menjadi sarana untuk terus mengembangkan diri. Melalui program ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan berupaya menghadirkan pembinaan yang mendukung peningkatan kualitas diri dan kesiapan warga binaan menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah menyelesaikan masa pidana. (nta).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *