Karang Intan, Metrozone.net –
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus memperkuat program pembinaan kepribadian warga binaan melalui kegiatan Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an. Kegiatan ini mendukung upaya Lapas dalam membentuk karakter religius serta meningkatkan kemampuan dasar keagamaan warga binaan sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid At-Taubah Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dan diikuti oleh warga binaan dengan penuh antusias. Program pembelajaran ini melibatkan petugas sebagai pendamping sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih terarah dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi peserta dalam meningkatkan kemampuan membaca dan memahami Al-Qur’an.
Dalam arahannya, Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Yugo Indra Wicaksi, menyampaikan harapannya agar program pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an dapat terus dikembangkan sehingga Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan dapat menjadi Lapas yang berorientasi pendidikan.
“Kegiatan Baca Tulis Al-Qur’an ini ke depan akan kita dorong menjadi bagian dari penguatan fungsi pendidikan di Lapas. Mudah-mudahan program ini dapat berjalan lancar dan mendapatkan dukungan dari semua pihak, tidak hanya petugas, tetapi juga tokoh-tokoh agama yang terlibat dalam kegiatan pembinaan di Lapas. Selama kita masih diberi kesempatan, kesehatan, dan waktu yang panjang, mari kita manfaatkan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti kegiatan ini,” ujar Yugo Indra Wicaksi.
Kalapas juga menambahkan bahwa pembelajaran keagamaan yang diberikan diharapkan menjadi amal jariyah bagi para pengajar, sekaligus menjadi jalan kebaikan bagi warga binaan.
“Kami tidak tahu doa mana yang akan menjadi sebab kebaikan bagi kita semua. Mudah-mudahan apa yang dilakukan para pengajar menjadi amal jariyah. Kami juga sangat bersyukur atas kegiatan ini, dan ke depan kami berharap dapat menghadirkan pembelajaran tambahan seperti pelatihan pengurusan jenazah bekerja sama dengan Kementerian Agama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik), Fitrian Noor, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kepribadian yang terus dikembangkan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan.
“Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an ini merupakan salah satu program pembinaan kepribadian yang sangat penting. Kami berupaya agar warga binaan tidak hanya mendapatkan pembinaan secara formal, tetapi juga memiliki bekal spiritual yang kuat sebagai dasar perubahan perilaku ke arah yang lebih baik,” ungkap Fitrian Noor.
Hal senada juga disampaikan oleh Kasubsi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Bimkemaswat), Eddy Permana, yang menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas pembinaan di Lapas.
“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang kami dorong secara berkelanjutan. Kami berharap warga binaan dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sebagai bekal ketika kembali ke masyarakat nantinya,” ujar Eddy Permana.
Melalui kegiatan Pembelajaran Baca Tulis Al-Qur’an ini, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program pembinaan berbasis keagamaan.
Upaya tersebut diharapkan mampu membentuk warga binaan yang lebih religius, berakhlak, serta siap kembali menjadi bagian masyarakat yang lebih baik. (nta).












