Bangun Sekolah Aman dan Damai, Kejaksaan Negeri Gowa Sosialisasikan Bahaya Perundungan

Berita5 Dilihat

Gowa, Metrozone.net- Langkah nyata membangun lingkungan pendidikan yang kondusif diambil Kejaksaan Negeri Gowa. Melalui Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), tim Kejari Gowa turun langsung ke SMP Negeri 2 Pallangga pada Selasa, 15 September 2026, untuk memberikan pemahaman hukum kepada para peserta didik.

Kegiatan ini mengusung tema “Pencegahan Perundungan, Kekerasan, dan Intoleransi di Lingkungan Satuan Pendidikan”. Tujuannya bukan sekadar memberi peringatan, melainkan menanamkan kesadaran dini bahwa setiap perbuatan yang merugikan orang lain memiliki dampak nyata baik bagi korban maupun pelakunya.

Tiga narasumber dari Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gowa hadir membawakan materi: Andi Ardiaman, S.H., M.H. (Kepala Seksi Intelijen), Vidza Dwi Astariyani (Kepala Subseksi II Intelijen), dan Juandarita Rachman, S.H. (Jaksa Fungsional).

Dalam paparannya, Andi Ardiaman menguraikan bahwa perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik yang terlihat mata. Ucapan merendahkan, pengucilan, hingga komentar jahat di media sosial juga termasuk perbuatan yang tidak boleh dibiarkan. “Sikap saling menghargai perbedaan adalah kunci agar sekolah menjadi tempat yang nyaman bagi semua,” ujarnya.

Sementara itu, Vidza Dwi Astariyani menegaskan bahwa perundungan dapat merusak masa depan korban. Dampaknya bukan hanya luka sesaat, melainkan gangguan psikologis yang bertahan lama. “Jangan sampai ketidaksukaan sesaat merusak masa depan temanmu maupun dirimu sendiri,” pesannya mengingatkan konsekuensi hukum yang dapat menimpa pelaku.

Juandarita Rachman mengajak para siswa tidak menjadi penonton diam. “Jika melihat ada teman yang diperlakukan tidak adil, sampaikan atau laporkan kepada guru atau pihak berwenang,” ajaknya. Pencegahan perundungan, kata dia, adalah tanggung jawab bersama siswa, pendidik, maupun orang tua.

Suasana kegiatan berjalan hangat dan penuh antusiasme. Para siswa aktif bertanya dan berdiskusi, menunjukkan keinginan kuat untuk menciptakan sekolah yang bebas dari kekerasan. Pihak sekolah menyambut baik kegiatan ini dan berharap kerjasama dengan Kejaksaan Negeri Gowa dapat terus berlanjut.

Kejaksaan Negeri Gowa menegaskan Program Jaksa Masuk Sekolah akan terus digalakkan. Tujuannya sederhana: membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak, taat hukum, dan peduli terhadap sesama.

Pewarta: Abu Algifari

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *