MEULABOH (Metrozone.net) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat terus memacu pembangunan infrastruktur jalan di kawasan pedalaman. Kali ini, fokus penanganan diarahkan pada peningkatan ruas jalan yang menghubungkan Gampong Ie Sayang menuju Alue Keumuneng, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat.
Sebelumnya, kondisi jalur transportasi di kawasan tersebut dilaporkan rusak parah. Tingginya intensitas hujan yang terus-menerus mengguyur wilayah setempat pada tahun 2025 lalu sempat membuat sepanjang jalan ini rusak parah dipenuhi lubang dan berlumpur.
Kondisi tersebut bahkan sempat melumpuhkan aktivitas harian masyarakat setempat. Akses anak-anak menuju sekolah terhambat, dan para petani kesulitan mengangkut hasil panen mereka menuju pusat pasar.
Plt Kadis PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang (Kabid) Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menjelaskan bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah melakukan langkah antisipasi cepat sejak tahun lalu agar jalan tetap bisa dilalui.
”Pada tahun lalu, perbaikan dilakukan melalui penanganan darurat. Kami membentuk saluran wadah air di sisi kiri dan kanan jalan, membersihkan sisa lumpur di atas badan jalan, serta melakukan penimbunan menggunakan material batu sayeung,” ujar Beni, Rabu (17/6/2026).
Namun, kata Beni, untuk memberikan solusi yang lebih permanen dan nyaman bagi pengendara, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat pada tahun anggaran 2026 ini meningkatkan status penanganan jalan tersebut menjadi pengaspalan, disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.
Beni menambahkan bahwa paket pekerjaan peningkatan ruas jalan Ie Sayang-Alue Keumuneng di kerjakan rekanan CV Surya Belantara Indo Niaga, dengan pagu anggaran sebesar Rp479.659.000,- sumber Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) tahun 2026, dengan panjang yang ditangani 200 meter dan 4 meter aspal.
Ia menyebutkan saat ini pekerjaan di lapangan terus dipacu, dengan progres pekerjaan sudah mencapai 50 persen dan nanti setelah tahapan teknis termasuk sandcone test dilaksanakan, baru kita lakukan pengaspalan,” terangnya
Beni menjelaskan bahwa untuk menjamin transparansi dan kualitas pengerjaan, Dinas PUPR Aceh Barat juga menggandeng aparat penegak hukum dalam mengawasi proyek ini.
”Proyek ini mendapat pendampingan hukum langsung dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh item pekerjaan berjalan sesuai mutu teknis yang tertuang dalam kontrak, serta diharapkan dapat selesai tepat waktu tanpa adanya kendala yuridis,” tegas Beni.
Ia menambahkan bahwa aksesibilitas yang baik akan sangat memengaruhi perputaran roda ekonomi antardesa di kawasan tersebut. “Jalur ini merupakan akses mobilitas utama bagi masyarakat Gampong Alue Keumuneng, sekaligus menjadi jalur lalu lintas ekonomi bagi masyarakat sekitar dan sebaliknya,” ungkap Beni
“Harapan kita, dengan telah ditingkatkannya ruas jalan Ie Sayang – Alue Keumuneng di pelosok pedalaman Kecamatan Woyla Barat ini, mobilitas masyarakat di wilayah setempat dapat kembali lancar. Terutama bagi petani dalam membawa hasil panen dan anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur ini,” pungkasnya
Penulis: Almanudar












