Bangka Tengah – Ditengah polemik antrean pengisian BBM di sejumlah SPBU seputaran wilayah Pangkalpinang yang menjadi sorotan masyarakat, pemandangan lain nampak disalah satu SPBU di Kabupaten Bangka Tengah.
Berbeda dengan SPBU lainnya, antrean pengisian di SPBU Aspol Kabupaten Bangka Tengah itu terlihat tertata rapi yang tak mengakibatkan kemacetan.
Terkait hal tersebut, Tim mendatangi dan mengkonfirmasi management SPBU Aspol.
Dikatakan Pengawas SPBU Aspol Andi Sudrajad, bahwa pihaknya memberlakukan berbagai strategi dalam memecah dan mengantisipasi terjadinya antrean panjang.
”Kita fokus untuk memberikan pelayanan yang prima bagi masyatakat, khususnya untuk masyarakat yang benar-benar mengisi BBM untuk pribadi dan sesuai dengan SOP. Mulai dari barcode untuk kendaraan roda 4 dan khusus motor jika dinilai mulai padat, kami akan membuka jalur baru untuk memecah kepadatan,” ujarnya.
”Operator kami selain melayani untuk mengisi BBM ke konsumen, mereka juga ditugaskan untuk mengawasi dan mengatur kendaraan yang berpotensi mengakibatkan terjadinya penumpukan antrean,” tambahnya.
Pengawasan ini, lanjut Andi, dilakukan untuk meminimalisir terjadinya antrean panjang yang menyebabkan kepadatan baik itu di SPBU maupun di bahu jalan.
”Kita juga mensiagakan petugas marshal sebanyak 3 orang untuk mengatur parkir antrean agar tidak menggangu bahu jalan dan menyebabkan kemacetan,” papar Andi.
”Alhamdulillah sejauh ini dengan berbagai strategi yang kami berlakukan, salah satunya membuka tutup jalur antrian jika memang kondisinya membutuhkan penguraian antrean di SPBU,” jelasnya lagi.
Senada dengan Andi, Azam petugas operator mengatakan ditengah polemik antrean prngisian BBM, operator bekerja sesuai dengan arahan management SPBU.
”Kami bekerja sesuai dengan arahan management Bang. Memang sempat ada antrean, itu dikarenakan ada bongkar muat,” ucap Azam.
”Saat bongkar muat, kita tidak bisa sembari mengisi BBM ke konsumen. Jadi kita harus sesuai SOP menyelesaikan bongkar muat, setelah itu langsung diberlakukan pemecahan kepadatan sesuai dengan kondisi dan arahan dari management SPBU,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Rendra, salah satu konsumen saat diwawancarai mengatakan dari sekian banyak SPBU diseputatan Pangkalpinang cuma SPBU Aspol yang antreannya tidak membludak hingga ke bahu jalan.
”Saya mengisi disini karena antrenya gak terlalu lama Bang, paling lama itu 10 menit sudah terisi. Beda dengan SPBU yang disana, saya pernah antre hingga hampir 1 jam baru dapat giliran mengisi,” jelasnya.
”Semoga masalah antrean ini bisa diatasi oleh SPBU yang ada, contohnya seperti disini (SPBU Aspol-red). Kenapa SPBU ini bisa di SPBU lain enggak,” tutupnya singkat. (Tim)








