Ustaz Kemenag Banjarmasin Sampaikan Pesan Keteguhan Iman dalam Salat Jumat di Lapas

Berita7 Dilihat

Banjarmasin, Metrozone.net –

Salat Jumat menjadi salah satu momentum bagi Warga Binaan untuk memperkuat keimanan sekaligus mengambil pelajaran dari nilai-nilai Al-Qur’an. Melalui ibadah berjemaah di Masjid Baabut Taqwa Lapas Kelas IIA Banjarmasin, Warga Binaan bersama Kalapas dan jajaran petugas mengikuti salat Jumat dengan khusyuk, Jumat (6/11).

Bertindak sebagai khatib sekaligus imam, Ustaz M. Taslimurrahman dari Kementerian Agama Kota Banjarmasin menyampaikan khotbah yang mengangkat tema kekuatan doa dan kisah Ashabul Kahfi.

Dalam khotbahnya, Ustaz Taslimurrahman mengajak jemaah untuk memahami bahwa doa merupakan bentuk ikhtiar seorang hamba dalam memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT. Kisah Ashabul Kahfi juga menjadi pelajaran tentang keteguhan iman, keberanian mempertahankan keyakinan, serta kepercayaan kepada Allah SWT dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Pesan tersebut mengingatkan bahwa keterbatasan keadaan tidak seharusnya menjadi penghalang bagi seseorang untuk terus berdoa, memperbaiki diri, dan menjaga keimanannya.

Kalapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menyampaikan bahwa pelaksanaan Salat Jumat berjemaah merupakan bagian dari pembinaan kerohanian yang terus diberikan kepada Warga Binaan.

“Melalui ibadah dan tausiah keagamaan, kami berharap Warga Binaan semakin memahami pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT. Kisah Ashabul Kahfi mengajarkan keteguhan iman, sedangkan kekuatan doa mengingatkan kita untuk tidak pernah berhenti berharap dan berusaha menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Kalapas.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan khusyuk. Selain memenuhi kewajiban ibadah, momentum ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk merenungkan pesan keagamaan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui pembinaan kerohanian yang berkelanjutan, Lapas Banjarmasin terus mendorong penguatan iman dan pembentukan karakter Warga Binaan agar memiliki keteguhan hati, kesabaran, serta semangat memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan. (Humas Lapas Banjarmasin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *