Warga Minta Pemerintah Jaga Kualitas Infrastruktur, Evaluasi Konsultan dan Kontraktor Wajib Kerja Sesuai RAB

 

Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, – Warga masyarakat Kabupaten Pringsewu berharap kepada pemerintah agar lebih serius dalam menjaga kualitas infrastruktur pembangunan, baik pembangunan gedung maupun pembangunan jalan.

Menurut warga, kualitas bangunan harus menjadi prioritas utama agar hasil pembangunan dapat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam jangka panjang dan tidak cepat mengalami kerusakan.

Selain menjaga kualitas infrastruktur, warga juga menyoroti pentingnya seleksi konsultan perencana dan konsultan pengawas yang berkompeten dan profesional. Warga meminta pemerintah tidak asal comot dalam menentukan konsultan, agar kualitas bangunan yang dihasilkan benar-benar terjaga.

Pasalnya, anggaran untuk jasa konsultan perencana dan konsultan pengawas tidak sedikit dan cukup besar yang bersumber dari uang pajak rakyat. Sehingga anggaran tersebut harus sebanding dengan kualitas hasil kerja dan output pembangunan yang dihasilkan.

Warga juga menegaskan agar pihak dinas terkait serta rekanan kontraktor benar-benar bekerja sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan gambar kerja yang telah dibuat oleh konsultan perencana dan konsultan pengawas.

Menurut warga, banyak temuan di lapangan di mana hasil pekerjaan diduga tidak sesuai dengan RAB dan gambar kerja, sehingga kualitas bangunan menjadi tidak maksimal dan merugikan masyarakat.

Warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja konsultan perencana, konsultan pengawas, dinas terkait, hingga rekanan kontraktor yang selama ini mengerjakan proyek-proyek pembangunan di Kabupaten Pringsewu.

“Jaga kualitas, anggaran konsultan pun cukup besar dianggarkan dari uang pajak rakyat. Warga harap segera evaluasi konsultan perencana dan konsultan pengawas agar betul-betul kualitas bangunan yang dihasilkan bisa dirasakan masyarakat dan puas. Serta pihak dinas terkait dan rekanan kontraktor benar kerjanya sesuai RAB/gambar kerja konsultan perencana dan konsultan pengawas, agar anggaran tidak terbuang sia-sia,” tegas warga.

Hingga berita ini ditayangkan, pihak terkait di Pemerintah Kabupaten Pringsewu belum memberikan keterangan resmi terkait evaluasi tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *