Kadis Perikanan dan Camat Tambangan Turun Langsung Cek Kematian Ikan di Lubuk Larangan Anak Yatim Kadis Perikanan dan Camat Tambangan Turun Langsung Cek Kematian Ikan di Lubuk Larangan Anak Yatim Tambangan

Blog105 Dilihat

Tambangan Mandailing Natal Metrozone Net

Menindaklanjuti informasi masyarakat terkait banyaknya ikan yang mati di kawasan wisata Lubuk Larangan Anak Yatim, Desa Tambangan Jae, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kepala Dinas Perikanan Madina Alinafiah Nasution bersama Camat Tambangan Bahren Daulay langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan

Sebelum Kadis Perikanan tiba di lokasi, Camat Tambangan Bahren Daulay terlebih dahulu mendatangi kawasan Lubuk Larangan Anak Yatim setelah menerima laporan dari masyarakat. Kedatangan tersebut dilakukan untuk memastikan secara langsung kondisi ikan yang dilaporkan mati

Setelah memastikan adanya ikan yang mati, Camat Tambangan kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada Kadis Perikanan Madina Alinafiah Nasution melalui WhatsApp.

Mendapat informasi tersebut, Kadis Perikanan langsung turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan terhadap kondisi ikan serta lingkungan sekitar sungai

Dalam pemeriksaan tersebut, sampel air sungai dan ikan yang mati diambil untuk dilakukan penelitian di laboratorium. Sampel tersebut juga akan dikirim ke tingkat Provinsi Sumatera Utara guna memastikan penyebab pasti kematian ikan.

Kadis Perikanan Madina Alinafiah Nasution menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap sampel air dan ikan.

Selain ituDinas Perikanan juga akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk meneliti kualitas air sungai yang berada di kawasan Lubuk Larangan Anak Yatim.

Untuk memastikan penyebabnya, sampel air dan ikan akan kita periksa di laboratorium dan juga dikirim ke provinsi. Kita juga akan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup untuk mengetahui kualitas air sungai,” jelasnya

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kematian ikan mulai terjadi sejak Selasa, 15 September 2026. Hingga Jumat, 18 September 2026, jumlah ikan yang mati diperkirakan telah mencapai sekitar 150 ekor. Hingga saat ini masih ditemukan ikan yang mati

Camat Tambangan Bahren Daulay juga menginstruksikan Kepala Desa Tambangan Jae Jamuddin agar mengimbau seluruh masyarakat untuk tidak membuang sampah maupun limbah rumah tangga ke sungai

Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian sungai agar tidak tercemar,” imbau Bahren

Jurnalis:Arbain Lubis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *