Tanggapi Keluhan Nelayan, Sekda Aceh Barat Pastikan Penanganan Muara Krueng Cangkoi Segera Dilakukan
MEULABOH (Metrozone.net) – Dangkalnya Muara Krueng Cangkoi di Kabupaten Aceh Barat terus dikeluhkan para nelayan setempat. Kondisi pendangkalan yang telah berlangsung bertahun-tahun tersebut memperhambat arus keluar-masuk boat nelayan, bahkan memaksa boat nelayan berukuran besar harus ditarik secara manual agar bisa melintas.
Para nelayan mendesak Pemerintah Kabupaten Aceh Barat maupun Pemerintah Pusat untuk segera mengambil langkah nyata dalam menangani persoalan yang tak kunjung usai ini.
”Pendangkalan ini sangat menghambat aktivitas kami. Untuk boat besar, terpaksa harus ditarik. Kami mewakili nelayan memohon perhatian dari pemerintah daerah maupun pusat. Kondisi dangkalnya Muara Krueng Cangkoi ini sudah terjadi bertahun-tahun dan sampai saat ini belum tertangani secara permanen,” ujar salah seorang nelayan setempat.
Menanggapi keluhan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Barat, Dr. Kurdi, menjelaskan bahwa fenomena pendangkalan di lokasi tersebut memang terjadi setiap tahun akibat sedimentasi dari arus laut.
”Setiap tahun pada posisi Muara Krueng Cangkoi terjadi pendangkalan karena sedimentasi arus laut. Tahun yang lalu, Pemkab Aceh Barat telah melakukan penanganan normalisasi menggunakan Beco Long Arm,” ujar Kurdi, Rabu (25/8/2026).
Kurdi menjelaskan untuk penanganan jangka pendek Bapak Bupati Aceh Barat telah memerintahkan Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, bersama Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP), Dedek Arisman, guna melakukan langkah darurat pekan ini.
”Bupati telah memerintahkan Kadis PUPR dan Kadis DKP untuk melakukan penanganan sementara dengan berkoordinasi bersama stakeholder di lapangan, seperti pemilik kapal, masyarakat, dan panglima laot, agar alat berat Beco Long Arm bisa segera dimobilisasi,” tambahnya.
Sementara untuk solusi jangka panjang, kata Kurdi, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana membeli beco Long Arm untuk penanganan secara rutin melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR).
”Dalam hal penanganan jangka panjang, Bupati juga sudah berkunjung ke PT Pindad untuk pemesanan alat berat secara custom,” pungkas Kurdi.
Penulis: Almanudar













