Warung Nasi Uduk & Gorengan di Pekon Sukoharjo 3 Sepi Pembeli Akibat Proyek SPAM IKK Way Sepagasan Diduga Mangkrak

 

PRINGSEWU, LAMPUNG, Metrozone.net, –

Pekerjaan proyek galian pipa Sistem Penyediaan Air Minum IKK Way Sepagasan tahun 2026 di Pekon Sukoharjo 3, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu diduga terhenti. Akibatnya, usaha kecil warga seperti warung nasi uduk, gorengan, dan toko kelontong rumahan sepi pembeli karena akses jalan terganggu. Senin (22/06/2026)

Berdasarkan keterangan warga berinisial WG, galian pipa yang melintas di depan rumah dan warung sudah berhenti sekitar satu minggu tanpa pemberitahuan. Jalan lingkungan yang biasanya ramai dilalui pembeli kini sulit dilalui karena tanah galian menumpuk dan licin saat hujan. Warga meminta jika proyek tidak dilanjutkan, galian segera diurug kembali.

“Warung nasi uduk dan gorengan saya biasanya ramai pagi dan sore. Sekarang pembeli malas mampir karena motor susah masuk. Mereka bingung mau parkirnya lewat mana,” ujar warga yang membuka warung rumahan.

Jalan yang menjadi jalur utama akses pembeli kini tidak bisa digunakan normal. Tanah galian dibiarkan menumpuk, sebagian area tergenang air dan berlumpur. Kondisi ini membuat omzet warung rumahan turun drastis. Padahal warung-warung ini adalah sumber penghasilan utama keluarga di Pekon Sukoharjo 3.

Warga juga mengeluhkan tidak adanya sosialisasi dan papan proyek. Tidak ada informasi kapan pekerjaan dimulai dan selesai, serta tidak ada petugas yang bisa dihubungi. Galian yang terbuka tanpa rambu dinilai membahayakan anak-anak dan pengendara malam hari.

Warga mendesak Kementerian PUPR RI, Balai Prasarana Permukiman Wilayah Lampung, dan kontraktor pelaksana untuk segera melanjutkan pekerjaan atau meratakan kembali jalan yang tergali. Warga juga meminta ada pemberitahuan tertulis terkait jadwal pengerjaan dan kontak penanggung jawab lapangan.

“Kami dukung program air bersih dari pemerintah. Tapi tolong jangan sampai program ini justru mematikan usaha kecil kami. Selesaikan proyeknya, buka akses jalan kami, beri informasi yang jelas,” tegas perwakilan warga.

(Epy/Tim)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *