Pringsewu, Metrozone.net, –
Warga Pekon Panggung Rejo, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu Lampung mengeluhkan kondisi Jalan Lingkungan jalan makam yang baru dibangun tahun 2025 oleh Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu Lampung. Jalan sepanjang lebih kurang 200 meter tersebut kini sudah rusak parah, berlubang, dan mengelupas di beberapa titik, Senin (25/05/2026).
Menurut warga, kerusakan terjadi kurang dari 12 bulan setelah pekerjaan selesai. Kondisi ini mengganggu aktivitas sehari-hari, membahayakan pengguna jalan, dan dinilai sebagai pemborosan anggaran negara.
“Kami kecewa. Baru setahun sudah seperti ini. Kalau hujan, lubangnya tergenang air dan motor sering jatuh. Padahal ini jalan satu-satunya untuk anak sekolah dan warga keluar masuk,” ujar, RYT salah satu warga Panggung Rejo.
Diduga tidak sesuai spek
berdasarkan hasil pengecekan lapangan yang dilakukan warga bersama aktifis LSM ketebalan aspal di beberapa titik hanya berkisar 0,5 -1 Cm. Angka ini jauh di bawah standar minimal 2 cm untuk lapis aspal pada jalan lingkungan sesuai
Selain itu, terlihat adanya lapisan lapen sebagai lapis pondasi aspal diduga tidak sesuai spek. Drainase di sisi jalan juga tidak berfungsi optimal, sehingga air menggenang di permukaan aspal saat hujan.
Tuntutan Warga
Warga dan salah seorang aktifis mendesak Dinas PUPR Kabupaten Pringsewu untuk:
1. Melakukan evaluasi dan audit teknis terhadap pekerjaan pengaspalan tersebut.
2. Memerintahkan kontraktor pelaksana untuk memperbaiki jalan sesuai masa pemeliharaan yang masih berlaku.
3. Membuka dokumen RAB dan kontrak pekerjaan secara transparan kepada publik sesuai UU No. 14/2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.
“Kami tidak menolak pembangunan. Tapi kami minta uang rakyat dipakai sesuai spek. Kalau dikerjakan asal-asalan, ini sama saja merugikan negara,” tegas, seorang aktifis.
Hingga rilis ini dibuat, Dinas PUPR Pringsewu menjelaskan kepada awak media ini untuk rekanan proyek jalan lingkungan inisial cacuk warga Pringsewu dan jalan tersebut masih masa pemeliharaan.
(Epy)






