Proyek Siluman, Pekerjaan Bronjong Jembatan Pasar Indralaya Diduga Dikerjakan Asal-asalan, Tanpa Papan Proyek

Ogan Ilir.Metrozone net– Proyek perkuatan tebing dan perbaikan oprit Jembatan Air Ogan di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, menuai sorotan warga. Pekerjaan tersebut diduga dikerjakan asal-asalan dan tidak dilengkapi papan informasi proyek.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada awal Juli 2026, kondisi oprit jembatan yang menjadi penghubung vital Palembang–Kayu Agung itu terlihat memprihatinkan. Tanah di sisi oprit jembatan tampak longsor dan terkikis hingga menyisakan struktur beton yang menggantung. Meski demikian, kendaraan bertonase besar masih melintas di atasnya.

Di bagian tebing sungai, terlihat upaya perkuatan menggunakan cerucuk kayu dan papan yang disusun seadanya. Tumpukan batu kali juga hanya diletakkan tanpa kawat bronjong sebagai pengikat. Sementara di sisi lain, material kayu ditancapkan di bibir sungai tanpa terlihat adanya pondasi permanen.

“Kondisinya bahaya sekali. Ini jalur Lintas Nasional yang Ramai dilalui Bus t Truk  dan mobil pribadi tiap hari yang lalu lalang. Jika ambrol bisa putus total aksesnya,” ujar salah satu warga yang enggan disebut namanya, Jum.at (10/07/2026).

*Tanpa Papan Proyek*

Kejanggalan lain yang ditemukan adalah tidak adanya papan informasi proyek di sekitar lokasi. Padahal, berdasarkan Perpres No. 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah dan UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, setiap proyek yang menggunakan uang negara wajib memasang papan proyek.

Papan proyek seharusnya memuat nama kegiatan, lokasi, nilai kontrak, sumber dana, waktu pelaksanaan, serta nama kontraktor dan konsultan pengawas sebagai bentuk transparansi kepada publik.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti apakah proyek ini bersumber dari APBD Ogan Ilir atau APBD Provinsi Sumsel. Belum ada juga keterangan resmi dari Dinas PUPR Kabupaten Ogan Ilir terkait spek teknis dan anggaran proyek tersebut.

Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memeriksa kualitas pekerjaan. Pasalnya, Jembatan Air Ogan merupakan akses utama masyarakat dan jalur logistik di wilayah Ogan Ilir. Jika perkuatan tebing gagal menahan derasnya arus Sungai Ogan, kerusakan jembatan yang lebih parah dikhawatirkan terjadi saat musim hujan.

Penayangan Berita Proyek Tanpa Papan Nama ini sesuai Konfirmasi Awak Media ke Perwakilan BBPJN Sumsel, Perwira Manggala Wicaksana ST.MT. Staf Balai Besar  yang menurutnya ” Pengerjaan proyek ini sesuai Spesifikasi Teknis dan kalau untuk Papan,kayu hanya sebagai metode kerja bukan Permanen dari Struktur ” dan Pengerjaan proyek inipun masih panjang sampai bulan Oktober 2026 ,,, Jawabnya melalui via WA kamis 09 /07 2026.

Terkait Berita ini, silahkan bagi Pihak-pihak yang terkait dalam pengerjaan proyek Tanpa Papan Proyek ini, kami menunggu jika ingin mengklarifikasi atau memberikan Hak jawab nya.

Tim Rilis Redaksi Sumsel ;

(Endang Rajo Alam)

Jurnalis :

(Herman Zen)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *