Unit Tipidter Polres Bangka Barat Bersama Disperindagkop cek dan Monitoring BBM di Sejumlah SPBU

TNI/Polri19 Dilihat

Bangka Barat,– Unit Tipidter Polres Bangka Barat Bersama Disperindagkop Bangka Barat mulai mengecek stok bahan bakar minyak (BBM) dan akurasi takaran mesin pompa di SPBU. Pemeriksaan bakal digelar rutin untuk melindungi masyarakat dari kecurangan,Senin(01/04/2024)

Pengecekan hari ini dilakukan oleh Kasat Reskrim Polres Bangka Barat,Kabid Perdagangan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Bangka Barat,Kanit Idik II Tipidter Sat Reskrim,Pengawas Kemetrologian Ahli Muda, Penera Ahli Pertama dan Pengawas Perdagangan Ahli Pertama Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kab. Bangka Barat,Anggota Unit Idik II Tipidter Sat Reskrim.

pada pemeriksaan anggota mengecek stok BBM. Kemudian petugas memeriksa ketepatan takaran pada masing-masing mesin pompa, serta kemungkinan BBM tercampur air.

Hasilnya, semua mesin pompa SPBU berfungsi dengan takaran yang tepat.

Kasat Reskrim Polres Bangka Barat AKP ECKY WIDI PRAWIRA seijin Kapolres Bangka Barat AKBP ADE ZAMRAH SIK menjelaskan”Dari hasil uji tera alat ukur yang dilakukan menunjukkan seluruh unit nozzle di SPBU yang diperiksa menunjukkan hasil takaran masih berada dalam rentang toleransi dan seluruh dispenser yang dilakukan pengujian masih optimal dalam memberikan pelayanan kepada konsumen”

“Untuk SPBU di wilayah tersebut, belum kami temukan kecurangan takaran maupun BBM yang tercampur air. Selain itu, stok BBM di setiap SPBU juga aman,” terangnya

Pelaksanaan kegiatan pengawasan metrologi legal di sejumlah SPBU yang berada di jalur mudik ini berdasarkan perintah lisan Bapak Kabareskrim terkait pengawasan dan penegakkan hukum terhadap penyimpangan penjualan BBM dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H.

Pengecekan ini untuk menjamin stok BBM aman, serta melindungi masyarakat dari kecurangan takaran, bahan bakar yang tercampur air, maupun pemalsuan BBM. Terlebih lagi selama arus mudik lebaran yang akan berlangsung akhir pekan depan.

“Harga penjualan dan jumlah pembelian BBM bersubsidi maupun non subsidi yang dilakukan oleh konsumen juga sudah sesuai dengan takaran yang ditentukan berdasarkan QR Barcode yang dimiliki”tutupnya.

Pewarta: team/Hmas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *