Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi. Kali ini, Kabupaten Aceh Barat berhasil meraih sejumlah penghargaan bergengsi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas keberhasilan menjalankan program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana) tahun anggaran 2025.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Aceh Barat, Mulyani, yang hadir mewakili Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM.
Prosesi penyerahan berlangsung dalam acara Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Program Bangga Kencana serta Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2026 yang digelar di Banda Aceh pada Selasa (14/4/2026).
Dalam ajang tersebut, Aceh Barat dinilai sukses melakukan inovasi dan intervensi nyata dalam pencegahan stunting. Adapun kategori penghargaan yang berhasil dibawa pulang adalah:
Kategori Edukasi Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting): Apresiasi atas konsistensi pemerintah daerah dalam menggerakkan kepedulian kolektif untuk menjadi orang tua asuh bagi anak terindikasi stunting.
Kategori Pengelolaan Aplikasi Elsimil: Penghargaan atas ketepatan dan keaktifan dalam pemanfaatan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil) sebagai alat pantau kesehatan calon pengantin dan ibu hamil.
Kepala DP3AKB Aceh Barat, Mulyani, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini menjadi suplemen semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja lebih keras.
“Dengan adanya penghargaan itu, ke depan kita akan lebih termotivasi lagi dalam hal program Bangga Kencana, terutama sekali menyangkut dengan penurunan angka stunting sesuai dengan tema di Rakorda tahun ini,” ujar Mulyani saat dikonfirmasi pada Kamis (16/4/2026).
Mulyani menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kerja sama kolektif. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen, mulai dari masyarakat di tingkat desa (Gampong) hingga mitra kerja strategis lainnya.
“Kami dari DP3AKB yang fungsinya di bidang pencegahan tentunya berupaya terus ke depan agar lebih baik lagi. Terutama dalam program yang menjadi skala prioritas pemerintah, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga ke pemerintah daerah,” tambahnya.
Melalui kolaborasi yang solid, Pemkab Aceh Barat optimis target penurunan angka prevalensi stunting dapat tercapai secara maksimal, demi menciptakan generasi masa depan Aceh Barat yang lebih sehat dan berkualitas.
(Almanudar)




