Sukses 2 Kali Panen, Lapas Banyuwangi Garap Lagi Padi di Lahan SAE Paswangi

Banyuwangi, Metrozone.net- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi kembali melanjutkan tren positif program kemandirian warga binaan dengan menggelar penanaman padi tahap ketiga di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Paswangi, Kelurahan Pakis, Banyuwangi, Rabu (26/8).

Langkah ini diambil setelah pengolahan lahan pertanian di kawasan tersebut terbukti sukses mencatatkan dua kali panen secara berturut-turut.

Penanaman padi periode ketiga ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, dengan memanfaatkan lahan produktif seluas 6.000 meter persegi dari total lahan seluas 2,2 hektar.

Dalam aksi tanam bersama tersebut, komoditas unggulan jenis Pak Tiwi dipilih untuk dibudidayakan. Varietas ini dinilai memiliki ketahanan yang baik serta produktivitas tinggi, sejalan dengan target optimalisasi hasil panen yang telah dicapai pada periode-periode sebelumnya.

“Kami ingin hasil panen di lahan SAE Paswangi ini semakin meninggkat dan optimal kedepannya,” ujar Solichin.

Solichin menegaskan bahwa keberlanjutan pengolahan lahan SAE Paswangi tidak hanya untuk kegiatan pertanian, melainkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kesinambungan wadah pembinaan bagi warga binaan.

“Penanaman tahap ketiga ini merupakan bukti konsistensi Lapas Banyuwangi dalam mengelola potensi lahan yang ada. Selain berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, program ini menjadi sarana pembinaan berkesinambungan agar warga binaan memiliki keahlian dan bekal wirausaha di bidang pertanian saat kembali ke masyarakat nanti,” ujar Solichin.

Melalui pendampingan teknis yang terukur dari petugas, seluruh proses pengolahan tanah, penyemaian, hingga perawatan tanaman melibatkan langsung para warga binaan yang telah memenuhi syarat asimilasi.

Keberhasilan mempertahankan siklus tanam secara konsisten ini diharapkan dapat terus memperkuat peran Lapas Banyuwangi sebagai lembaga pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna bagi lingkungan sekitar.

Editor: 5093N9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *