Sungailiat, Metrozone.net –
Masjid Darusalam, Kelurahan Karya Makmur, Sungailiat, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Ahad (24/8). Peringatan tersebut diisi dengan sejumlah kegiatan keagamaan dan sosial yang melibatkan ratusan jamaah.
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan registrasi peserta. Ratusan jamaah dari berbagai kalangan hadir mengikuti kegiatan yang disiapkan panitia.
Ketua Panitia Maulid Nabi, Ilham Wahyudi, mengatakan peringatan tahun ini dikemas dengan rangkaian kegiatan yang lebih lengkap. Selain memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kecintaan jamaah kepada Rasulullah sekaligus mempererat ukhuwah.
“Alhamdulillah tahun ini kita bisa merayakan Maulid dengan rangkaian kegiatan yang lebih lengkap. Harapannya kegiatan ini bisa menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah dan mempererat ukhuwah antarjamaah,” ujarnya.

Salah satu agenda utama yakni pelaksanaan aqiqah dan cukur massal yang diikuti puluhan anak. Kegiatan tersebut menjadi bentuk rasa syukur orang tua sekaligus upaya menghidupkan sunnah Rasulullah SAW.
Panitia kemudian menyerahkan sertifikat dan cendera mata kepada para peserta cukur massal. Pemberian tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus kenang-kenangan bagi anak-anak yang mengikuti kegiatan.
Setelah itu, jamaah mengikuti pengajian dan ceramah agama yang disampaikan Ustadz Muhammad Kurnia, S.Ag., M.Ag. dengan tema “Meneladani Rasulullah Mewujudkan Insan Berakhlak Mulia”.
Dalam ceramahnya, Ustadz Kurnia mengajak jamaah menerapkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari. Keteladanan tersebut mencakup kehidupan dalam keluarga maupun hubungan sosial di tengah masyarakat.
Ketua Yayasan Masjid Darusalam Karya Makmur, Suhdi Djaman, Ph.D., menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tahun ini tidak diarahkan hanya sebagai kegiatan seremonial.
“Kami dari Yayasan ingin Maulid ini tidak hanya seremoni, tetapi juga ada aksi nyata. Mulai dari aqiqah, kepedulian kepada anak-anak, hingga mempererat silaturahmi antarjamaah,” katanya.
Peringatan Maulid Nabi kemudian ditutup dengan kegiatan nganggung atau makan bersama. Jamaah menikmati hidangan yang dibawa secara bersama-sama dalam suasana kekeluargaan.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, DKM dan Yayasan Masjid Darusalam berharap peringatan Maulid Nabi dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mendorong jamaah mengamalkan nilai-nilai akhlak mulia dalam kehidupan bermasyarakat. (Wind)













