Meulaboh (Metrozone.net) – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 di Kabupaten Aceh Barat berlangsung dengan penuh khidmat dan khazanah semangat nasionalisme. Ada yang spesial pada upacara kali ini, Staf Ahli Menteri Agama (Menag) Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Dr. H. Faisal Ali Hasyim, S.E., M.Si., CA, CSEP, hadir langsung dan bertindak sebagai Inspektur Upacara di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat, Rabu (20/5/2026).
Kedatangan Staf Ahli Menag ini didampingi langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Aceh Barat, H. Khairul Azhar, S.Ag, MA, beserta Kasubbag TU dan para Kasi di lingkungan Kemenag Aceh Barat.
Upacara yang dipusatkan di halaman utama madrasah tersebut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh, jajaran Kemenag Kabupaten Aceh Barat, kepala madrasah, para dewan guru, serta ratusan siswa-siswi MAN 1 Aceh Barat dengan penuh antusias.
Dalam amanatnya, Dr. H. Faisal Ali Hasyim membacakan sambutan tertulis yang menekankan pentingnya memaknai Hari Kebangkitan Nasional sebagai momentum emas untuk bangkit menguasai teknologi dan memperkuat moderasi beragama, khususnya di lingkungan pendidikan Islam.
”Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar seremonial tahunan. Bagi generasi muda, khususnya para siswa madrasah, ini adalah panggung untuk bangkit melawan kebodohan, menguasai teknologi informasi, dan tetap menjaga akhlakul karimah,” ujar Faisal di hadapan para peserta upacara.
Beliau juga menambahkan bahwa Kementerian Agama berkomitmen penuh dalam mendorong penegakkan hukum, keadilan, dan pemenuhan HAM di sektor pendidikan keagamaan. Hal ini krusial dilakukan agar tercipta lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan kompetitif di era global.
Kehadiran pejabat pusat Kementerian Agama ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika MAN 1 Aceh Barat.

Sementara itu, Kakankemenag Aceh Barat, H. Khairul Azhar, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kesediaan Staf Ahli Menag untuk hadir langsung di Meulaboh. Menurutnya, kehadiran tokoh pusat memberikan suntikan motivasi luar biasa bagi guru dan siswa untuk terus mengukir prestasi.
Upacara berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir, ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan bangsa, negara, serta perkembangan dunia pendidikan Islam di Bumi Teuku Umar.
(Almanudar)













