*SRIKANDI PENDEKAR BANTEN SUROSOWAN LAMPUNG APRESIASI & DUKUNG PENUH OTT KPK DI MUARA ENIM* *”Emak-Emak Desak APH, TEGAKAN SUPREMASI HUKUM dan KEADILAN di Kota Metro Kusus nya, KPK Harus Turun Langsung, Kami Siap Mendukung,”*

 

MetroZone.Net-

Ketua Srikandi Pendekar Banten Silat & Seni Debus Surosowan Lampung, _Endang Rualiyana_, menyatakan dukungan penuh atas langkah Komisi Pemberantasan Korupsi RI yang melakukan Operasi Tangkap Tangan di Muara Enim, Sumatera Selatan.

Langkah tegas KPK di Bumi Sriwijaya tersebut dinilai sebagai angin segar pemberantasan korupsi di Pulau Sumatera. Karena itu, Srikandi Surosowan Lampung mendesak Ketua KPK RI untuk segera menurunkan tim khusus ke Provinsi Lampung, khususnya Kota Metro.

*Ketua Srikandi Endang Rualiyana menegaskan:*

_“Bismillahirrahmanirrahim. Kami emak-emak Srikandi Surosowan Lampung angkat jempol untuk KPK. OTT di Muara Enim itu bukti KPK masih punya taring. Sumatera Selatan sudah, sekarang giliran Lampung. Jangan kasih kendor.”_

*TIGA PERNYATAAN SIKAP SRIKANDI PENDEKAR BANTEN SUROSOWAN LAMPUNG:*

*1. APRESIASI UNTUK KPK: OTT MUARA ENIM JADI CAMBUK SEMANGAT*
_“Kami Srikandi yang tiap hari ke pasar, nganter anak sekolah, ngurus rumah tangga, paling tau rasanya uang dapur dicekik. Kalau APBD dikorupsi, yang susah pertama kali itu emak-emak. Makanya kami dukung 1000% OTT KPK di Muara Enim. Itu bukti kalau pimpinan daerah main-main, borgol KPK yang bicara. Kami minta model begitu diteruskan ke Lampung.”_

*2. KONDISI KOTA METRO SUDAH TIDAK KONDUSIF & MENDESAK KPK TURUN*

_“Maaf Pak Ketua KPK, kami ngomong blak-blakan cara emak-emak. Kota Metro ini di HUT ke-89 kondisinya carut marut. Jalan rusak di mana-mana, pelayanan publik dikeluhkan, pembangunan banyak yang janggal. Rakyat di warung kopi sampai grup WA emak-emak sudah pada bertanya: ‘Ini duit rakyat larinya ke mana?’. Suasana jadi tidak kondusif, Pak. Kalau dibiarkan, rakyat bisa hilang kepercayaan. Karena itu, dengan hormat kami mohon: KPK RI segera turunkan tim terbaiknya ke Kota Metro. Audit total. Periksa dari hulu. Jangan tunggu viral dulu baru gerak.”_

*3. SRIKANDI SUROSOWAN SIAP JADI ‘TELIK SANDI’ KPK DI LAPANGAN*
_“KPK mungkin kurang personel di daerah. Tapi KPK punya kami, Srikandi Surosowan. Kami yang tiap hari belanja di pasar, tahu harga pasaran proyek. Kami yang anter anak sekolah, tahu mana gedung yang baru cat tapi udah rusak. Kami yang ikut pengajian, denger semua keluh kesah warga. Mulai hari ini, ‘Posko Aduan Emak-Emak Anti Korupsi’ kami buka. Semua info valid soal dugaan penyelewengan APBD di Metro & Lampung akan kami kumpulkan dan serahkan langsung ke KPK. Kami tidak takut, Pak. Demi anak cucu kami, demi Metro yang lebih baik, Srikandi siap di garda terdepan.”_

_“Kepada Pimpinan Kota Metro, kami sampaikan pesan dengan cinta:”_
*A. Dengarlah Jerit Emak-Emak.*

Kalau ibu-ibu sudah turun ke jalan, artinya dapurnya sudah ngebul. Jangan tunggu KPK datang baru benah-benah.

*B. Transparan Kelola APBD.* Tempelkan di kantor kelurahan: ini anggaran jalan, ini anggaran sekolah. Biar kami bisa ikut ngawasi.

*C. Ingat, Doa Orang Terzalimi Itu Makbul.* Emak-emak yang susah karena korupsi itu doanya tembus langit. Jangan main-main.

_“Kami Srikandi Pendekar Banten cinta damai. Tapi kami lebih cinta keadilan. Kalau Metro mau bersih, kuncinya satu: Pimpinan jangan main duit. Kalau masih main, serahkan ke KPK. Kami ikhlas.”_(Gusti)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *