ACEH BARAT, Metrozone.net I Dekan Fisip Universitas Teuku Umar (UTU) Bapak Basri, S.H.,M.H pada hari Senin, 22 Juli 2024 secara resmi membuka kegiatan Focus Group Dicussion (FGD) revisi kurikulum prodi sosiologi yang akan digunakan untuk 4-5 tahun kedepan perlu disusun agar para lulusan sosiologi dapat diterima di dunia usaha dan dunia industri atau lapangan kerja lainnya,
Hal ini di sampaikan dihadapan peserta FGD yang berasal dari stakeholder Pemerintah Kabupaten Aceh Barat terdiri dari Bappeda Aceh Barat, MAA Aceh Barat, Keuchik gampong Blang Geunang, Keuchik Gampong Ujong Drien dan instansi SKPD Lainnya,
Selain Aceh Barat peserta FGD juga diikuti dari Kabupaten Nagan Raya, seperti Bappeda Nagan Raya, Dinas Sosial Nagan Raya, Cabdin Pendidikan Aceh Kabupaten Nagan Raya serta dari dunia industry seperti PT MIFA Bersaudara dan dari LSM SOS Desa taruna Kabupaten Aceh Barat.
Lebih lanjut Ketua Prodi Sosiologi FISIP UTU Dr. Akmal saputra yang di dampingi Sekretaris Prodi Ibu Yenni Sri lestari menyampaikan bahwa FGD ini merupakan tuntutan yang harus diusung untuk mempersiapkan rencana pembelajaran baik pendekatan belajar mengajar yang dilakukan, mata kuliah yang yang dibuthkan dunia kerja serta ketrampilan soft skill dan ketrampilan hard skill lainnya yang harus dibekali kepada mahasiswa dalam implementasi tri dharma perguruan tinggi.
Kemudian, Akmal Saputra menegaskan kembali bahwa hasil FGD ini akan dijadikan bahan penyempurnaan kurikulum sosiologi FISIP UTU untuk 4-5 tahun kedepan sehingga lulusan prodi sosiologi dapat memenuhi capaian lulusannya sebagai pemberdayaan masyarakat, sebagai analis sosial, sebagai perencana sosial dan sebagai konsultan bidang sosial sesuai perspektif sosiologi dan capaian pembelajaran yang dihasilkan, pungkasnya
Pewarta : Almanudar






