Padang Sanggar Tambangan Madina Metrozone Net
Musibah kebakaran menimpa satu unit rumah tempat tinggal berpenghuni milik Muklan Lubis (84), seorang pensiunan PNS, di Desa Padang Sanggar, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, pada Rabu (27/05/2026) dini hari.
Dalam rumah tersebut turut dihuni istrinya, Sangkot (76), petani, serta cucunya Fahruddin (12), pelajar sekolah dasar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kebakaran terjadi sekitar pukul 02.30 WIB.Api dengan cepat membesar dan menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dua lantai tersebut.
Upaya pemadaman dilakukan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran dari Unit Kotanopan yang dibantu warga Desa Padang Sanggar, Muara Mais, Muara Mais Jambur, dan Pastap. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 04.00 WIB.
Setelah menerima laporan dari Kepala Desa Padang Sanggar, pihak Kecamatan Tambangan segera melakukan berbagai langkah penanganan, di antaranya melaporkan kejadian kepada Unit Pemadam Kebakaran Kotanopan, Polsek Kotanopan melalui Kanit Intel, serta Danramil 14 Kotanopan melalui Babinsa. Petugas juga menghubungi pihak PLN untuk melakukan pemutusan sementara arus listrik demi mencegah kebakaran meluas.
Selain itu, kepala desa tetangga bersama pegawai Kantor Camat Tambangan yang berdomisili di sekitar lokasi diminta hadir membantu proses penanganan di lapangan.
Petugas bersama warga turut membantu menyelamatkan barang-barang yang masih dapat diamankan, berupa satu set kursi tamu, satu unit televisi, dan satu buah kipas angin.
Korban sementara diungsikan ke rumah anaknya, Darwin. Pihak kecamatan juga telah menemui korban untuk menyampaikan rasa prihatin dan dukacita atas musibah tersebut.
Penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik, namun kepastian penyebab masih dalam penyelidikan Polsek Kotanopan
. Akibat kejadian ini, rumah beserta sebagian besar perabotan, dokumen penting, dan pakaian hangus terbakar dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta. Tidak terdapat korban jiwa, namun istri korban sempat mengalami syok dan tidak sadarkan diri akibat kepanikan.
Saat ini kondisi lokasi telah aman dan kondusif. Pemerintah setempat juga mengucapkan terima kasih kepada petugas damkar dan seluruh warga yang telah membantu proses pemadaman.
jurnalis:Arbain Lubis











