Banjarmasin, Metrozone.net –
Perawatan ayam petelur terus dilakukan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) 1. Sebanyak 90 ekor ayam petelur dirawat secara rutin melalui pemberian pakan dan minum.
Dengan didampingi petugas, warga binaan memastikan kebutuhan dasar ayam terpenuhi. Pakan diberikan secara teratur, sementara ketersediaan air minum diperiksa untuk menjaga kondisi ayam tetap sehat dan mendukung produktivitas telur.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian bidang peternakan. Warga binaan terlibat langsung dalam proses perawatan sehingga memperoleh pengalaman praktis dalam mengelola dan memelihara ayam petelur.
Kasi Giatja Lapas Banjarmasin, Bagus Paras Etika, mengatakan perawatan rutin menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kondisi dan produktivitas ayam.
“Perawatan harus dilakukan secara konsisten. Pemberian pakan dan minum merupakan kebutuhan dasar yang harus diperhatikan setiap hari agar ayam tetap sehat dan produktif. Melalui kegiatan ini, warga binaan juga belajar bertanggung jawab terhadap hewan ternak yang mereka pelihara,” ujar Bagus.
Kalapas Kelas IIA Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan bahwa kegiatan peternakan di SAE 1 tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga memberikan keterampilan praktis bagi warga binaan.
“Kami ingin setiap kegiatan pembinaan kemandirian memberikan pengalaman nyata bagi warga binaan. Dari perawatan ayam secara rutin, mereka belajar bertanggung jawab dan memahami proses peternakan yang dapat menjadi bekal keterampilan ketika kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.
Perawatan 90 ekor ayam petelur di SAE 1 menjadi bagian dari upaya Lapas Banjarmasin menjaga keberlanjutan program pembinaan kemandirian sekaligus memberikan pengalaman kerja yang terarah bagi warga binaan. (Humas Lapas Banjarmasin)






