MEULABOH (Metrozone.net) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh Barat resmi dianugerahi penghargaan sebagai Organisasi Media Pegiat Literasi Kabupaten Aceh Barat Tahun 2026. Penyerahan penghargaan bergengsi ini menjadi bentuk apresiasi nyata pemerintah daerah atas dedikasi dan kontribusi aktif PWI Aceh Barat dalam mendorong budaya literasi serta menyebarkan informasi yang edukatif kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan secara pada malam penutupan Festival Literasi Aceh Barat 2026 yang berlangsung meriah di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Barat, Sabtu (27/9/2026) malam.
Sertifikat penghargaan resmi bernomor 000.4/956 tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Aceh Barat, Abdurrani, S.Pd., M.Pd.
Bagi PWI Aceh Barat, capaian ini menjadi momentum krusial sekaligus dorongan moral untuk memperkuat peran pers sebagai bagian integral dari ekosistem literasi daerah.
Ketua PWI Aceh Barat, Sa’dul Bahri, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, khususnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.
“Terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada PWI Aceh Barat. Penghargaan ini tentu menjadi kebanggaan bagi kami sekaligus motivasi untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan literasi informasi masyarakat,” ujar Sa’dul Bahri.
Ia menambahkan bahwa insan pers dan organisasi media memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat yang cerdas mampu mengakses, memahami, mengolah, hingga menyebarluaskan informasi secara bertanggung jawab.
“PWI Aceh Barat akan terus berupaya mengambil bagian dalam gerakan literasi, tidak hanya melalui pemberitaan, tetapi juga lewat berbagai kegiatan yang memberikan edukasi dan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Sa’dul menekankan bahwa apresiasi ini sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh jajaran PWI Aceh Barat untuk terus menjaga kode etik profesionalisme dan meningkatkan kualitas karya jurnalistik. Ia berharap penghargaan ini menjadi penyemangat bagi anggotanya untuk terus menghadirkan karya yang mencerdaskan dan bermanfaat.
Festival Literasi Aceh Barat 2026 sendiri mengusung tema “Aceh Barat Menuju Pusat Literasi Informasi”. Perhelatan ini hadir sebagai ruang kolaborasi inklusif yang mempertemukan berbagai instansi Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sektor pendidikan, komunitas pegiat literasi, organisasi masyarakat, hingga pelaku UMKM.
Selama beberapa hari penyelenggaraan, festival diisi dengan serangkaian kegiatan edukatif dan kreatif yang dirancang untuk memperluas akses pengetahuan serta memantik minat membaca dan menulis di tengah masyarakat.
Diterimanya penghargaan ini semakin mempertegas posisi PWI Aceh Barat: bukan sekadar penyampai warta, melainkan penggerak aktif pembangun budaya literasi. Ke depan, PWI Aceh Barat berkomitmen memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan komunitas lokal demi mewujudkan ekosistem informasi yang sehat, edukatif, dan mencerdaskan (**)
(Almanudar)












