MEULABOH (Metrozone.net) — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Barat telah merampungkan proyek rehabilitasi jembatan gantung yang menghubungkan Gampong Lhok Malee dengan Cot Lagan di Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat.
Perbaikan ini dilakukan guna meningkatkan keamanan serta kelancaran akses transportasi masyarakat setempat. Proyek perbaikan yang menelan biaya sebesar Rp185.700.000 dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2026 ini dikerjakan oleh rekanan penyedia jasa CV Agam Aceh.
Pekerjaan rehabilitasi dimulai sejak akhir Juli 2026 dan berhasil dituntaskan secara penuh pada awal Oktober 2026. Perbaikan difokuskan pada peningkatan struktur jembatan, di mana lantai papan kayu yang sebelumnya rawan rusak diganti menggunakan plat baja agar lebih kokoh.
Selain itu, jaring pembatas di sisi kiri dan kanan jembatan yang telah berkarat diganti dengan yang baru, lalu dilanjutkan dengan pengecatan ulang agar kondisi jembatan terlihat lebih cerah serta terawat.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menyampaikan bahwa selesainya perbaikan jembatan ini memberikan dampak signifikan bagi mobilitas warga sehari-hari.
”Alhamdulillah, rehab jembatan gantung penghubung Desa Lhok Malee dengan Cot Lagan di Kecamatan Woyla Barat sudah selesai kita lakukan tepat waktu,” ujar Beni Hardi dalam keterangannya kepada Metrozone.net, Senin (5/10/2026).
Beni menyebutkan, dengan selesainya paket pekerjaan tersebut, kini akses transportasi masyarakat di wilayah pedalaman Woyla Barat semakin lancar. Perubahan material dari lantai kayu menjadi plat baja memungkinkan jembatan tersebut dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat dengan aman dan nyaman.
Ia menambahkan, keberadaan jembatan yang lebih kokoh ini sangat membantu aktivitas ekonomi warga, khususnya para petani dalam mengangkut dan mendistribusikan hasil panen ke pusat pasar. Selain itu, mobilitas harian masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan dan pendidikan juga menjadi jauh lebih lancar (*)
Penulis: Almanudar













