PUPR Aceh Barat Rehab Jembatan Gantung Paya Baro–Leubok Beutong, Lantai Papan Diganti Plat Baja

MEULABOH (Metrozone.net) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat melakukan rehabilitasi terhadap kondisi jembatan gantung penghubung Gampong Paya Baro menuju Leubok Beutong di Kecamatan Sungai Mas, Aceh Barat. Langkah ini diambil untuk memastikan keselamatan warga dan memperlancar konektivitas antardesa di wilayah pedalaman tersebut.

​Sebelumnya, kondisi jembatan gantung tersebut mengalami rusak berat. Lantai jembatan yang masih berbahan papan kayu telah lapuk dimakan usia dan rapuh, sehingga sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas, khususnya para pengguna kendaraan roda dua.

​Keberadaan jembatan gantung ini memiliki peran yang sangat vital bagi mobilitas masyarakat setempat. Selain menjadi jalur utama bagi para petani untuk mengangkut hasil panen ke pasar, jembatan ini juga menjadi akses tunggal warga menuju fasilitas pendidikan dan pusat layanan kesehatan.

​Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Aceh Barat, Beni Hardi, menjelaskan bahwa peningkatan struktur jembatan dilakukan pada beberapa bagian komponen berdasarkan hasil survei lapangan yang telah dilakukan sebelumnya.

​”Setelah kita lakukan survei beberapa waktu lalu, memang kondisi jembatan gantung penghubung Desa Paya Baro – Leubok Beutong di Kecamatan Sungai Mas perlu kita tingkatkan. Dari yang sebelumnya lantai papan, kita ganti dengan plat rangka baja agar kekuatan jembatan lebih kuat dan nyaman dilintasi masyarakat,” ujar Beni Hardi, Minggu (9/8/2026).

​Beni menambahkan, penanganan tidak hanya berfokus pada pergantian lantai jembatan, melainkan juga perbaikan pada elemen pendukung lainnya yang telah mengalami penurunan fungsi akibat korosi.

​”Selain mengganti konstruksi dengan plat baja, kita juga melakukan perbaikan beberapa komponen jembatan yang kondisinya sudah tua, seperti pagar batas serta jaring pengaman jembatan yang sudah berkarat dan juga melakukan pengecatan. Saat ini tim di lapangan sedang memacu pekerjaan dan diharapkan dalam beberapa hari ke depan prosesnya selesai sehingga nyaman dilintasi oleh masyarakat setempat,” jelasnya.

​Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap dengan selesainya rehabilitasi dan pergantian material menjadi plat baja, ketahanan infrastruktur jembatan dapat bertahan lebih lama serta menunjang perekonomian warga secara optimal.

​”Harapan kita, dengan ditingkatkannya konstruksi lantai jembatan dari sebelumnya terbuat dari papan menjadi plat baja, masyarakat yang melintas semakin nyaman dan lancar, terutama kendaraan roda dua, tanpa perlu khawatir lagi dengan kondisi jembatan yang rusak,” pungkas Beni.

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *