MEULABOH (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) meningkatkan status ruas jalan utama menuju Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Pante Ceureumen tepatnya di Gampong Pulo Teungoh Manyeng Kecamatan Pante Ceureumen, Aceh Barat. Jalur yang semula rusak parah dan dikeluhkan warga kini mulai ditingkatkan menjadi jalan beraspal.
Sebelumnya, kondisi akses menuju fasilitas pendidikan ini cukup memprihatinkan. Ruas jalan hanya berupa hamparan kerikil berdebu, dipenuhi lubang, serta kerap digenangi air saat musim hujan. Kondisi ini dinilai sangat mengganggu mobilitas harian para siswa, guru, dan masyarakat setempat.
Selain menjadi akses utama pendidikan, jalur ini memiliki peran vital bagi perekonomian masyarakat setempat, khususnya bagi para petani dalam mengangkut hasil panen mereka menuju pusat pasar.
Plt Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, melalui Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Beni Hardi, menyebutkan bahwa proyek yang sangat dinantikan masyarakat tersebut saat ini sedang berjalan intensif di lapangan. Pihak rekanan terus memacu pekerjaan demi mengejar target yang telah ditentukan dalam kontrak.
”Saat ini progres fisik di lapangan sudah mencapai 50 persen, yaitu pada tahap pengerjaan Lapis Pondasi Atas (Kelas B). Pihak rekanan terus memacu pekerjaan agar ruas jalan ini bisa segera dilakukan pengaspalan setelah seluruh tahapan teknis selesai dilakukan,” ujar Beni Hardi, Selasa (23/6/2026).
Beni menjelaskan bahwa proyek infrastruktur jalan ini bersumber dari dana daerah dan dikerjakan oleh rekanan CV. Dzuha Putra dengan nilai kontrak sebesar Rp320.000.000,- yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun Anggaran 2026 dengan ruas yang ditangani sepanjang 200 Meter
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud komitmen daerah dalam pemerataan pembangunan hingga ke tingkat kecamatan.
Melalui peningkatan status jalan ini, Pemerintah berharap tidak ada lagi hambatan fisik bagi generasi muda di Pante Ceureumen untuk menuntut ilmu. Jalan yang mulus diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar para siswa SMKN Perikanan, menjaga keselamatan berkendara di area sekolah, serta mendukung kelancaran aktivitas siswa dan guru menuju fasilitas pendidikan,” kata Beni
Selain akses jalan pendidikan, ruas jalan ini dapat mendongkrak sektor ekonomi. Pemerintah daerah berharap pengaspalan jalan ini dapat memangkas waktu tempuh dan biaya logistik bagi para petani setempat.
Dengan akses yang bebas hambatan, komoditas hasil bumi dapat didistribusikan ke pusat pasar dengan lancar tanpa terkendala dengan akses jalan yang rusak,” sebut Beni
”Kami juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat setempat untuk bersama-sama menjaga dan merawat aset jalan ini setelah selesai dikerjakan, agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang panjang,” pungkas Beni
Penulis: Almanudar













