Perkuat Sinergi, PCNU Aceh Barat Silaturahmi dengan Korwil PBNU Sumatera H. Faisal Ali Hasyem

Meulaboh (Metrozone.net) – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Aceh Barat menggelar pertemuan silaturahmi dengan Koordinator Wilayah (Korwil) PBNU Sumatra, H. Faisal Ali Hasyem, SE, M.Si, CA, CSEP, yang juga merupakan salah satu pengurus teras di jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat.

​Pertemuan penuh kehangatan tersebut berlangsung di Kantor Sekretariat PCNU Aceh Barat pada Rabu (20/5/2026) malam.

​Dalam kesempatan tersebut, Ketua PCNU Aceh Barat, H. Khairul Azhar, S.Ag, M.A, yang didampingi oleh seluruh jajaran pengurus lengkap, memaparkan sejumlah program kerja strategis yang akan dilaksanakan ke depan. Salah satu program prioritas yang dicanangkan adalah target perkaderan 1.000 orang kader NU di bumi Aceh Barat.

​”Kami melaporkan beberapa program penting ke depan, termasuk target besar melahirkan 1.000 kader di Aceh Barat. Kami juga sangat mengharapkan petuah, bimbingan, dan arahan dari Pak Korwil demi kemajuan organisasi keagamaan terbesar di Indonesia ini, khususnya di tingkat cabang,” ujar H. Khairul Azhar.

​Turut hadir dalam pertemuan strategis tersebut Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teuku Dirundeng Meulaboh, Prof. Dr. Syamsuar Basyariah, M.Ag, serta jajaran pengurus harian dan kader NU Aceh Barat.

​Menanggapi laporan tersebut, Korwil PBNU Sumatra, H. Faisal Ali Hasyem, memberikan arahan dan bimbingan langsung di hadapan para pengurus. Ia menekankan pentingnya konsistensi dalam mengurus organisasi.

​Ada beberapa poin penting yang ditekankan oleh H. Faisal Ali Hasyem dalam arahannya:
​Jangan Vakum dan Terus Berkhidmat: Kader PCNU harus terus bergerak dan berkhidmat untuk jemaah. Organisasi tidak boleh vakum, melainkan harus tetap bersemangat, bersinergi, dan fokus membesarkan NU.

​Pertahankan Amaliah Nahdliyin: Ia mengingatkan agar tradisi dan amaliah keagamaan yang selama ini telah berkembang subur di tengah masyarakat harus dijaga kuat dan dipertahankan oleh seluruh warga Nahdliyin.

​Gunakan Kesempatan Emas 5 Tahun: Masa kepengurusan selama lima tahun harus dimanfaatkan sebaik mungkin. “Gunakan kesempatan emas ini untuk berkontribusi nyata, baik dalam konteks pembangunan infrastruktur NU maupun dalam melahirkan inovasi-inovasi baru,” tegasnya.

​Dampak Riil di Masyarakat: Banyak program dan misi NU secara kelembagaan yang harus dieksekusi oleh kader, sehingga kehadiran NU benar-benar memberikan dampak positif yang dirasakan langsung dalam kehidupan bermasyarakat.

​Lebih lanjut, H. Faisal Ali Hasyem juga menaruh harapan besar agar ke depan PCNU Aceh Barat mampu menggelar event atau syiar keagamaan skala besar.

​”Diharapkan ke depan PCNU Aceh Barat bisa melaksanakan acara besar seperti Istighosah Kubra, di mana pada momentum tersebut kita bisa menghadirkan pejabat-pejabat penting yang ada di Aceh,” tambahnya.

​Di akhir pertemuan, suasana mencair saat H. Faisal Ali Hasyem sedikit mengulas dinamika yang sedang berkembang di tingkat pusat menjelang pelaksanaan Muktamar NU yang akan datang.

Ia berharap seluruh proses tahapan Muktamar dapat berjalan dengan sejuk, teduh, dan sebagaimana mestinya demi kejayaan organisasi.

(Almanudar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *