Meulaboh (Metrozone.net) – Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan tinggi Islam di Aceh. Sebagai langkah strategis memperkuat kiprah di tingkat pascasarjana, Program Studi (Prodi) Magister Ekonomi Syariah (MES) secara resmi menyatakan kesiapannya menerima mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026-2027.
Ketua Prodi S2 MES, Dr. Mukhsinuddin, MM, menegaskan bahwa seluruh perangkat pendukung pembelajaran telah disiapkan secara matang. Bertempat di Kampus Gampa, Rabu (29/04/2026), ia menjelaskan bahwa standar pelayanan akademik kali ini telah ditingkatkan sesuai level magister.
”Untuk tahun 2026 ini, kami telah siap menyambut calon mahasiswa baru. Kami berkomitmen menyediakan fasilitas kampus yang representatif bagi level magister, dengan fokus utama pada peningkatan kualitas akademik mahasiswa,” ujar Dr. Mukhsinuddin
Lebih lanjut, ia merincikan rencana perkuliahan untuk angkatan perdana akan membuka dua rombongan belajar (rombel) dengan
tenaga pengajar melibatkan para Profesor dan pakar dari internal STAIN Meulaboh serta dosen tamu dari Universitas Islam Negeri (UIN) maupun universitas umum ternama lainnya.
Kehadiran Prodi S2 Ekonomi Syariah ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan akademik dan praktis di wilayah Barat Selatan Aceh. Hal ini dipandang sebagai solusi konkret atas kebutuhan tenaga ahli di bidang ekonomi berbasis syariah yang saat ini permintaannya terus meningkat, baik di tingkat nasional maupun global.
Ketua STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, Prof. Dr. Syamsuar, M.Ag, menyampaikan optimisme besarnya terhadap prodi baru ini. Menurutnya, kepemimpinan Dr. Mukhsinuddin diharapkan mampu membawa warna baru bagi institusi.
”Kami berharap Prodi MES dapat tumbuh menjadi program studi yang unggul, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman,” tutur Prof. Syamsuar.
Ia juga menambahkan bahwa kurikulum yang disusun telah disesuaikan dengan dinamika dunia kerja yang kian kompleks.
“Program Magister Ekonomi Syariah adalah jawaban atas kebutuhan masyarakat saat ini. Ekonomi syariah bukan lagi sekadar alternatif, melainkan pilar penting dalam sistem ekonomi regional dan nasional,” pungkasnya.
Bagi masyarakat, praktisi perbankan, akademisi, maupun alumni S1 yang ingin mendalami keilmuan ekonomi syariah, pendaftaran untuk Tahun Akademik 2026-2027 diprediksi akan menjadi daya tarik utama di Pantai Barat Aceh tahun ini.
(Almanudar)







