MEULABOH (Metrozone.net) – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil, S.H., secara resmi membuka Pelatihan Menjahit sekaligus meluncurkan label SAJAN, sebuah program unggulan dari Unit Ekonomi Kreatif Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Aceh Barat. Acara ini berlangsung khidmat di Aula KPPN Meulaboh pada Selasa (30/06/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Said Fadheil menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada DWP Aceh Barat. Menurutnya, organisasi ini secara konsisten terus berkontribusi dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya kaum perempuan, melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi.
”Pelatihan menjahit yang kita buka hari ini bukan sekadar mengajarkan keterampilan teknik, tetapi menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi keluarga, menciptakan peluang usaha baru, sekaligus memperkuat sektor ekonomi kreatif yang menjadi salah satu pilar penting pembangunan daerah,” ujar Said Fadheil.
Wabup Said menekankan bahwa di tengah tantangan ekonomi saat ini, masyarakat tidak lagi dapat bergantung sepenuhnya pada lapangan pekerjaan formal. Oleh karena itu, penguasaan keterampilan (skill) menjadi modal krusial yang mampu membuka peluang usaha mandiri, bahkan berpotensi menciptakan lapangan kerja baru bagi orang lain.
Lebih lanjut, Said menjelaskan bahwa kehadiran label SAJAN merupakan langkah strategis untuk membangun kepercayaan konsumen. Label ini diharapkan dapat memperkuat citra (branding) produk lokal Aceh Barat agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, lanjutnya, terus berkomitmen memperkuat sektor UMKM dan ekonomi kreatif melalui berbagai program nyata, mulai dari peningkatan kapasitas pelaku usaha, pelatihan kewirausahaan, promosi produk lokal, hingga pemanfaatan platform digital.
Ia berharap program ini tidak berhenti di sini, melainkan terus dikembangkan melalui kolaborasi dan pendampingan usaha yang berkelanjutan.
“Kami berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan,” pungkas Said.
Sementara itu, Plt. Ketua DWP Kabupaten Aceh Barat, Cut Zulfahnur Syafitri, menjelaskan bahwa pelatihan menjahit ini dilaksanakan atas arahan langsung dari jajaran penasihat DWP Aceh Barat, yang meliputi Bupati dan Wakil Bupati Aceh Barat, serta Ketua dan Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Barat. Program ini menjadi bukti nyata komitmen DWP dalam memperkuat kapasitas dan kemandirian anggotanya.
”Pada hari ini kami melaksanakan program kerja Bidang Ekonomi DWP Aceh Barat berupa pelatihan PKW menjahit sekaligus peluncuran Unit Ekonomi Kreatif SAJAN DWP Aceh Barat,” kata Cut Zulfahnur.
Kegiatan ini, kata dia, diikuti sebanyak 34 orang peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai unit DWP Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dengan fokus produk klaster Kriya (kerajinan tangan/menjahit dan klaster kuliner
Cut Zulfahnur menambahkan, pembentukan Unit Ekonomi Kreatif SAJAN ini diproyeksikan menjadi wadah bagi anggota DWP untuk menghasilkan produk-produk unggulan yang mampu memberikan nilai tambah bagi perekonomian keluarga.
”Untuk memperluas pemasaran, DWP Aceh Barat juga menggandeng KPPN Meulaboh melalui pemanfaatan aplikasi Digipay, sehingga produk-produk yang dihasilkan anggota dapat dipasarkan secara lebih luas dan terintegrasi,” tutup Cut Zulfahnur.
Penulis: Almanudar







