Penanggulangan Karhutla Kapolres Pasuruan Pimpin Pemadaman Api di Area Gunung Welirang

TNI/Polri415 Dilihat

Pasuruan,- Dalam rangka menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin Pemadaman Api di lahan sekitar area Gunung Welirang, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan. Rabu (06/09/2023) pukul 11.00 WIB.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kabag Ops Polres Pasuruan, Kasat Samapta Polres Pasuruan, Kapolsek Prigen, Batuud Koramil Prigen, anggota Sat Samapta Polres Pasuruan 10 personil, anggota Polsek Prigen 10 personil, anggota Koramil Prigen 5 personil, dan Relawan Masyarakat Peduli Api (MPA) 20 personil.

Kapolres Pasuruan AKBP Bayu Pratama Gubunagi mengatakan bahwa Api di Gunung Welirang sudah semakin mendekati pemukiman warga.

“Kita harus lakukan upaya penanggulangan Karhutla ini dengan cara memadamkan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), karena alat tersebut mudah untuk dibawa ke TKP dikarenakan bobotnya yang ringan dan ukurannya tidak terlalu besar,” ungkap AKBP Bayu Pratama.

Kapolres Pasuruan beserta rombongan menuju Pos 1 Pendakian Gunung Welirang – Gunung Arjuna, kemudian melakukan pemantauan titik-titik lokasi yang terjadi kebakaran melalui Map di layar Monitor milik petugas BNPB di Pos pemantauan.

Setelah melakukan pengecekan di Pos, Kapolres beserta rombongan langsung menuju titik kebakaran hutan dengan menggunakan kendaraan Roda 4 Jenis Hartop milik Relawan yang sudah siaga di pos pemantauan.

Sesampainya di TKP, AKBP Bayu dan rombongan langsung melaksanakan pemadaman api dengan menggunakan APAR di area Gunung welirang tepatnya di Pos 2 Kopkopan Tahura.

“Saya himbau untuk rekan-rekan agar tetap mengutamakan Keselamatan saat melakukan pemadaman api nantinya di TKP,” tuturnya.

Meski menggunakan alat sederhana namun api di area tersebut berhasil dipadamkan.

“Alhamdulillah meskipun kita menggunakan alat yang terbilang sederhana, namun api berhasil kita padamkan di area ini, semoga api di titik lain bisa segera padam sehingga tidak akan menjalar ke titik lahan lainnya,” tandasnya. *

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *