Pringsewu, Metrozone.net, —
Pemerintah Pekon Fajar Mulya, Kecamatan Pagelaran Utara, Kabupaten Pringsewu Lampung, kembali merealisasikan pembangunan infrastruktur melalui Dana Desa (DD) tahun anggaran 2026. Fokus utama kali ini adalah jalan penghubung antar Dusun Giri Mulyo, RT 003/RW 002.
Selama ini, jalur Dusun Giri Mulyo menjadi salah satu akses utama bagi warga RT 003/RW 002. Banyak warga yang menggunakan jalan ini untuk aktivitas sehari-hari, mulai dari ke ladang, mengantar anak ke sekolah, hingga membawa hasil panen ke pasar. Namun, kondisi jalan yang sempit seringkali menyulitkan, terutama saat dua kendaraan berpapasan.
“Ini memang sudah menjadi aspirasi warga sejak lama. Alhamdulillah tahun ini bisa kita realisasikan lewat Dana Desa,” ungkap salah satu pengurus BHP Pekon Fajar Mulya. Ia menambahkan bahwa pembangunan ini merupakan hasil keputusan Musyawarah Desa (Musdes), yang melibatkan berbagai unsur masyarakat—mulai dari BPD, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga perangkat desa.
Proyek pengecoran jalan volume 0,2m x 3m x 130m ini dikerjakan secara swakelola, dengan memberdayakan warga setempat. Selain mempercepat pekerjaan, cara ini juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat desa.
Adapun anggaran yang digunakan sebesar Rp 112.804.000,00., sepenuhnya berasal dari Dana Desa Tahun 2026 yang telah ditetapkan dalam APBDes. “Prinsip kami sederhana: transparan, akuntabel, dan melibatkan warga. Karena pembangunan desa bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama,” kata salah seorang pengurus BHP Pekon Fajar Mulya.
Setelah pelebaran dan pengecoran sisi jalan, akses jadi lebih lancar. Truk pengangkut hasil panen bisa masuk lebih mudah, warga yang biasanya harus mengalah saat berpapasan kini bisa melaju dengan tenang. Jalan juga lebih bersih, tidak lagi becek atau rawan terpeleset saat hujan.
Tak hanya soal kenyamanan, pembangunan ini juga punya dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi warga. Akses yang lebih baik mempercepat distribusi barang dan jasa, mempermudah usaha rumahan, serta membuka peluang-peluang ekonomi baru di desa.
Sebagai bentuk keterbukaan, informasi kegiatan proyek ini juga dipajang di papan informasi di lokasi pembangunan, perwakilan masyarakat serta salah satu anggota BHP Pekon Fajar Mulya berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun. “Kalau bukan kita yang rawat, siapa lagi? Ini semua untuk kita juga,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada warga yang wilayahnya belum mendapatkan pembangunan serupa untuk tetap bersabar. Pemerintah desa telah menyusun skala prioritas dan akan terus berupaya melanjutkan pembangunan secara bertahap dan merata.
Dengan pembangunan ini, Pekon Fajar Mulya tak hanya membangun jalan, tetapi juga harapan. Jalan yang lebih lebar dan kuat menjadi simbol semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun desa. Dan langkah-langkah kecil seperti inilah yang perlahan membawa Fajar Mulya menuju masa depan yang lebih baik.
(Epy)








