Banyuwangi, Metrozone.net- Semangat pengabdian TNI kepada masyarakat kembali dibuktikan di Dusun Gumukcandi, Desa Songgon, Kecamatan Songgon. Sabtu (1/8/2026) pagi, guyuran hujan yang mengguyur wilayah tersebut sejak pukul 07.00 WIB tak menyurutkan langkah Kapten Kav Andoko, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, untuk turun langsung memimpin kelanjutan Karya Bakti Pembangunan Jembatan Garuda Kodim 0825/Banyuwangi.
Di bawah komandonya, kegiatan berjalan tertib, lancar, dan aman, menegaskan bahwa cuaca buruk bukan penghalang bagi prajurit TNI untuk merampungkan janji pembangunan bagi rakyat.
Kehadiran Komandan Koramil beserta jajaran anggotanya semakin kuat dengan dukungan lintas satuan. Pelda Arief selaku Bati TNI dari staf Kodim 0825/Banyuwangi turut hadir mendampingi, bersama pihak konsultan proyek serta personel gabungan dari Koramil 0825/12 Rogojampi, Koramil 0825/13 Singojuruh, dan Koramil 0825/14 Kabat.
Sinergi ini diperkuat oleh delapan tukang dan pembantu tukang, serta partisipasi aktif 20 warga Dusun Gumukcandi yang bahu-membahu menunjukkan gotong royong sejati antara TNI dan masyarakat.
Jembatan yang membentang sepanjang 8 meter dengan lebar 4 meter dan ketinggian 6 meter dari permukaan air ini merupakan penghubung vital bagi warga Gumukcandi. Pada hari ini, sejumlah pekerjaan krusial berhasil dituntaskan, mulai dari pemasangan pondasi sayap, setrek batu pondasi dan sayap jembatan, perakitan besi, hingga pengecoran lantai jembatan.
Progres pembangunan kini telah mencapai 85 persen, sebuah pencapaian signifikan yang membuktikan keseriusan dan disiplin kerja seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
Di balik derasnya hujan dan lumpur yang membasahi lokasi kerja, tersimpan harapan besar warga Gumukcandi. Jembatan Garuda kelak akan menjadi urat nadi mobilitas masyarakat menuju pusat kota, mempermudah akses ke pasar tradisional, layanan kesehatan di Puskesmas, sarana pendidikan, hingga distribusi hasil pertanian dan kebun rakyat.
Kepemimpinan Kapten Kav Andoko di lapangan menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI-Rakyat yang terus dijaga di wilayah Songgon, memastikan pembangunan infrastruktur ini tak hanya sekadar proyek fisik, melainkan wujud kehadiran negara di tengah denyut kehidupan warganya.
Editor: 5093N9












