Jember, Metrozone.net– Suasana penuh kehangatan dan keakraban mewarnai acara “KUPATAN” yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Jember, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Jember, RM. Kristyo Nugroho, turut hadir bersama Bupati Jember, Muhammad Fawait, pada Rabu (25/03/2026).
Acara yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha ini juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Suasana penuh kebersamaan mewarnai pelaksanaan tradisi yang sarat nilai budaya dan spiritualitas.
Sebagai rangkaian kegiatan, acara juga diisi dengan tausiah oleh tokoh agama yang menyampaikan pentingnya menjaga silaturahmi, memperkuat keimanan, serta menumbuhkan semangat kebersamaan setelah Idul Fitri sebagai landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.
Dalam sambutannya, Bupati Jember menjelaskan bahwa tradisi Kupatan merupakan kearifan lokal yang harus terus dilestarikan karena mengandung nilai persatuan dan kebersamaan.
“Kupatan yang melambangkan ngaku lepat (mengakui kesalahan) dan saling memaafkan bukan sekadar tradisi, tetapi simbol eratnya persaudaraan dan semangat kebersamaan. Momentum ini menjadi penguat sinergi antara pemerintah dengan seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan Kabupaten Jember yang aman, rukun, dan sejahtera,” jelas Bupati.

Sementara itu Kalapas Jember menyampaikan, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi antar instansi pemerintah.
“Acara ini menjadi refleksi kebersamaan, sekaligus momentum silaturahmi dalam suasana Idul Fitri. Sinergi antara Lapas dan Pemkab Jember diharapkan dapat memberikan kontribusi positif di berbagai aspek, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang kondusif di wilayah Jember,” ungkap Kalapas.
Melalui kegiatan ini, Kalapas menegaskan komitmennya untuk terus menjalin sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan secara berkelanjutan, sejalan dengan semangat Pemasyarakatan yang humanis.
Editor: 5093N9






