Pringsewu, Lampung, Metrozone.net, —
Akses jalan penghubung di perbatasan Pekon Sukoharjo II dan Pekon Pandansurat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu terancam putus. Pasalnya, jembatan gorong-gorong yang berada di ruas jalan tersebut mengalami jebol dan rusak parah.
Berdasarkan pantauan wartawan di lapangan, jembatan tersebut kini hanya ditopang papan kayu darurat yang dipasang secara swadaya oleh warga sekitar. Kondisi papan kayu yang disusun tidak rapat, lapuk dan tidak kokoh membuat kendaraan harus ekstra hati-hati saat melintas, terutama kendaraan roda empat.
Padahal jalan tersebut merupakan akses vital masyarakat. Setiap harinya ratusan kendaraan bermotor roda dua dan roda empat melintas di jalan tersebut. Tidak hanya itu, jalan ini juga menjadi akses utama bagi anak-anak sekolah dan warga yang setiap hari membawa hasil panen dari area persawahan.
Seorang warga setempat berinisial BJ saat dimintai keterangan mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya kondisi jembatan sudah lama jebol namun belum ada perbaikan dari pemerintah.
“Jembatannya jebol sudah beberapa waktu, sementara kami akali pakai kayu darurat yang kami pasang sendiri. Kami takut kalau dibiarkan, apalagi kalau hujan dan mobil bermuatan berat lewat, bisa ambrol dan makan korban. Jalan ini tiap hari rame, anak sekolah lewat, warga bawa hasil panen juga lewat sini,” ujar BJ kepada wartawan, Rabu (23/09/2026).
BJ dan warga lainnya berharap Pemerintah Kabupaten Pringsewu melalui Dinas terkait segera melakukan perbaikan permanen.
“Kami berharap kepada Pemkab Pringsewu untuk segera perbaiki jembatan ini. Jangan nunggu ada korban dulu baru diperbaiki. Ini akses penting bagi kami,” harapnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tindakan perbaikan permanen dari pihak terkait. Warga meminta agar pemerintah tidak tutup mata terhadap kondisi infrastruktur di wilayah perbatasan pekon tersebut.
(Epy/Red)









