Meulaboh (Metrozone.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat memastikan penanganan jembatan gantung penghubung antara Gampong Canggai dan Gampong Jambak, Kecamatan Pante Ceureumen, akan segera dilakukan dalam waktu dekat. Jembatan tersebut sebelumnya ambruk akibat terjangan banjir bandang pada akhir November tahun 2025 lalu.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Aceh Barat, Fadly Octora, menyatakan bahwa proyek rehabilitasi jembatan gantung ini telah masuk ke dalam skala prioritas pemerintah daerah. Saat ini, pihak dinas sedang mempersiapkan proses administrasi agar proyek tersebut bisa segera dilelang
”Rencananya akan segera ditender dalam waktu dekat ini. Kami berharap pada awal bulan Juli 2026 mendatang, pengerjaan fisiknya sudah bisa dimulai,” ujar Fadly, Sabtu (6/6-2026)
Fadly menyebutkan untuk memulihkan kembali akses vital masyarakat di pedalaman Aceh Barat tersebut, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar yang bersumber dari alokasi Transfer Kas Kedaerahan (TKKD) pada Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten (APBK) Aceh Barat Tahun Anggaran 2026.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sangat memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat sejak infrastruktur tersebut terputus. Jembatan ini merupakan urat nadi bagi aktivitas harian warga di kedua gampong.
Selama jembatan rusak, kata Fadly, warga yang ingin melintas terpaksa harus memutar melewati jalur alternatif dengan jarak tempuh yang cukup jauh, mencapai 8 kilometer. Kondisi yang lebih memprihatinkan menimpa anak-anak sekolah yang nekat menyeberangi sungai atau menggunakan perahu penyeberangan yang berisiko tinggi demi bisa mencapai fasilitas pendidikan.
”Kami sangat merasakan kondisi masyarakat di sana, terutama anak-anak sekolah yang harus bertaruh risiko menyeberang sungai atau naik perahu. Begitu juga dengan dampak pada aktivitas ekonomi, kesehatan, dan pelayanan publik lainnya yang menjadi terhambat,” jelas Fadly.
Pihak PUPR optimis dengan dukungan anggaran yang sudah siap, proyek ini tidak akan mengalami kendala berarti dalam proses pelelangannya nanti.
”Insyaallah, kalau tidak ada hambatan, pada Juli 2026 tahun ini proyek rehabilitasi jembatan gantung penghubung Gampong Canggai dan Jambak di Kecamatan Pante Ceureumen ini akan segera terealisasi setelah proses tender dilakukan,” kata Fadly
Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh lapisan masyarakat agar proses ini berjalan lancar tanpa hambatan, mengingat ini adalah kebutuhan mendesak yang menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Aceh Barat,” pungkasnya.
Penulis: Almanudar












