Gotong Royong Tanpa Batas: Batituud dan Babinsa Koramil Songgon Sulap Rumah Tak Layak Huni Jadi Hunian Impian 

Banyuwangi, Metrozone.net- Semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali menyala terang di Dusun Pelantaran, Desa Bayu, Kecamatan Songgon, pada (20/09/2026).

Sejak pukul 07.00 WIB, jajaran Koramil 0825/20 Songgon turun langsung ke lapangan memimpin karya bakti renovasi Rumah Tinggal Layak Huni (Rutilahu) milik Santun (42), seorang buruh tani yang selama ini bertahan hidup di bawah atap yang jauh dari kata layak.

Bukan sekadar seremoni, kegiatan ini adalah bukti nyata bahwa satuan teritorial hadir bukan hanya saat negara memanggil untuk urusan besar, tetapi juga saat rakyat kecil butuh uluran tangan paling mendasar: atap yang aman untuk berteduh.

Peltu Zainul Arifin, Bintara Tinggi Tata Usaha Urusan Dalam (Batituud) Koramil 0825/20 Songgon, tampil sebagai motor penggerak di garis depan bersama tiga personel Babinsa yang tanpa kenal lelah mengangkat material, memalu kayu, dan bergotong royong bersama warga.

Tidak ada sekat pangkat maupun jarak sosial di lokasi karya bakti tersebut yang terlihat hanyalah semangat kolektif antara prajurit dan rakyat yang menyatu dalam satu tujuan mulia.

Anggaran kegiatan sepenuhnya bersumber dari swadaya masyarakat yang digerakkan secara sukarela, sebuah bukti bahwa kepedulian sosial di Desa Bayu masih hidup dan mengakar kuat, jauh dari sekadar wacana di atas kertas.

Kehadiran Kepala Dusun Pelantaran Sriyono, Ketua RT Johar Supriyadi, serta warga RT 01/RW 01 yang tumpah ruah membantu proses renovasi, menjadi penanda bahwa soliditas sosial di tingkat akar rumput masih menjadi kekuatan utama pembangunan desa.

Kegiatan yang berlangsung tertib, lancar, dan aman ini sekali lagi menegaskan bahwa sinergi TNI dan masyarakat bukan slogan kosong, melainkan denyut nyata yang terus dijaga hingga ke pelosok dusun terpencil sekalipun.

Menanggapi kegiatan tersebut, Komandan Koramil 0825/20 Songgon, Kapten Kaveleri Andoko, menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi jajarannya.

“Ini adalah wujud konkret dari tugas pokok TNI dalam pembinaan teritorial. Kami tidak ingin hanya hadir di permukaan, tapi benar-benar menyentuh kebutuhan dasar masyarakat seperti Pak Santun ini. Rumah yang layak huni adalah hak setiap warga, dan selama masih ada anggota Koramil yang bisa turun tangan, kami akan terus hadir,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa Babinsa akan terus proaktif memetakan kondisi sosial di wilayah binaan agar program-program kemanusiaan seperti ini dapat terus berjalan berkesinambungan, sebagai bentuk nyata kemanunggalan TNI-Rakyat yang tak lekang oleh waktu.

Editor: 5093N9

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *