Gelontorkan Rp2,6 Milliar, PUPR Aceh Barat Lanjutkan Pembangunan Jembatan Penghubung Lango-Lawet

Meulaboh (METROZONE.net) – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat kembali melanjutkan pembangunan jembatan penghubung desa Lango – Lawet Kecamatan Pante Ceureumen. Pembangunan jembatan ini sebagai bentuk respon pemerintah daerah atas keluhan warga setempat dibawah kepemimpinan Bupati Tarmizi dan wakil Bupati Said Fadheil

Jembatan yang terletak di pelosok pedalaman Pante Ceureumen ini sempat terbengkalai sejak dibangun pada tahun 2018 yang lalu, dan saat itu hanya abutment jembatan saja yang berdiri. Akibat belum rampungnya jembatan tersebut sangat menghambat pergerakan warga, terutama pada saat hujan dengan intensitas tinggi debit air sungai meningkat

Alhamdulillah, Jembatan Penghubung desa Lango-Lawet di Kecamatan Pante Ceureumen tahun ini kembali dilanjutkan dan saat ini sudah mulai dikerjakan dan semua material sudah dibawa ke lokasi,” kata Kadis PUPR Aceh Barat, Dr. Kurdi, Selasa (30/9-2025)

Kurdi mengatakan untuk merampungkan proyek lanjutan pembangunan jembatan penghubung Desa Lango – Lawet, Pemerintah daerah mengelontorkan anggaran sebesar Rp 2,6 Milliar lebih yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2025.

Proyek ini, kata dia, dikerjakan oleh rekanan CV Nagah Berlian dan diharapkan dapat selesai tepat waktu sesuai kontrak, demi untuk mempermudah konektivitas warga, apalagi jembatan ini sebagai jalur utama transportasi barang dan jasa di wilayah tersebut.

Sebut Kurdi, Dalam pekerjaan konstruksi jembatan ini pihaknya meminta pekerja agar memenuhi ketentuan Standar Operasional Prosedur dalam pembangunannya dengan mengutamakan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) seperti atribut lengkap saat bekerja,” sebutnya

“Proyek pembangunan jembatan penghubung desa Lango- Lawet ini di jamin memiliki kondisi fisik sesuai teknis Detail Engineering Design (DED) yang ada, sehingga kualitas jembatan lebih kokoh, kuat dan tahan lama.

Kurdi menjelaskan pembangunan jembatan ini merupakan prioritas utama pemerintah daerah dibawah kepemimpinan bapak Bupati Tarmizi, walaupun saat ini terjadinya keterbatasan anggaran karena adanya efesiensi anggaran kebijakan pemerintah pusat, namun pembangunan jembatan ini penghubung desa Lango- Lawet merupakan kebutuhan yang sangat mendesak bagi masyarakat di wilayah kecamatan Pante Ceureumen terutama petani dalam mengangkut hasil panen dan juga anak sekolah yang selama ini harus mengarungi sungai dengan menggunakan perahu.

Dan saat arus sungai deras di musim penghujan, kondisi ini sangat membahayakan keselamatan warga saat menyeberang,” katanya

“Nanti setelah jembatan yang merupakan harapan masyarakat ini selesai dibangun akan menghubungkan tiga desa yakni Desa Lango, Lawet dan Desa Canggai di wilayah pelosok Kecamatan Pante Ceureumen ini,” pungkas Kurdi

Penulis: Almanudar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *