MEULABOH (Metrozone.net) – Forum Komunitas Muda Barat Selatan Aceh (F.KMBSA) secara resmi menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd., M.Pd. sebagai Rektor Universitas Teuku Umar (UTU) untuk periode 2026–2031.
F.KMBSA menaruh harapan besar agar di bawah kepemimpinan yang baru, UTU mampu membawa perubahan signifikan, khususnya dalam pembangunan kualitas manusia di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh (Barsela).
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua F.KMBSA, Azhari, pada Kamis (25/6/2026), sesaat setelah hasil pemungutan suara pemilihan rektor diumumkan secara resmi. Dimana Prof.Dr.Nyak Amir, S.Pd mengungguli perolehan 24 Suara, Dr. Irwansyah memperoleh 4 Suara sementara Prof. Iskandar 0 Suara
Azhari menegaskan bahwa momentum terpilihnya Prof. Nyak Amir merupakan babak baru bagi dunia pendidikan tinggi di Barsela.
Sebagai representasi pemuda dan masyarakat, F.KMBSA berkomitmen untuk mengawal jalannya roda kepemimpinan di kampus kebanggaan masyarakat barat selatan Aceh tersebut.
”Kami akan mengawal kepemimpinan Prof. Amir agar berjalan sesuai dengan tujuan pendidikan nasional untuk mencerdaskan anak bangsa. Saya sangat yakin beliau akan konsisten dengan komitmen-komitmen kemajuan yang telah dicanangkan,” ujar Azhari
Lebih lanjut, F.KMBSA meyakini bahwa Prof. Nyak Amir memiliki kapasitas mumpuni untuk menjadi perekat utama dalam memperkuat sektor pendidikan berbasis agro-marine (pertanian dan kelautan) yang menjadi core bisnis dan identitas UTU.
Azhari berharap, kepemimpinan baru ini dapat mengakselerasi perwujudan visi besar kampus menuju panggung nasional dan internasional.
”Kami sangat optimis rektor terpilih akan mampu melanjutkan sekaligus mempercepat perwujudan visi UTU untuk menjadi pusat agro-marine nusantara di wilayah barat selatan Aceh,” tambah Azhari.
Di mata komunitas pemuda, Prof. Nyak Amir dikenal sebagai figur akademisi yang memiliki rekam jejak humanis dan berintegritas tinggi. Karakter inilah yang dinilai menjadi modal sosial kuat untuk merangkul seluruh sivitas akademika dalam membangun kampus.
”Prof. Amir adalah sosok yang rendah hati. Kami yakin beliau akan mampu merawat dan membesarkan UTU dengan hati yang tulus. Pengabdian beliau yang ikhlas selama ini menjadi jaminan bagi kemandirian UTU di masa depan, Insya Allah,” tutur Azhari
Berdasarkan data yang dihimpun, Prof. Dr. Nyak Amir, S.Pd. berhasil meraih kemenangan mutlak dalam proses pemilihan rektor tersebut dengan mengantongi mayoritas suara dari anggota Senat universitas serta perwakilan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Di mata pemuda Barat Selatan Aceh, Prof. Nyak Amir dikenal sebagai figur akademisi yang humanis dan memiliki kedekatan emosional yang baik dengan berbagai elemen masyarakat.
”Prof. Nyak Amir adalah sosok yang rendah hati. Kami percaya beliau akan mampu merawat dan membesarkan UTU dengan hati yang tulus. Pengabdian beliau yang ikhlas adalah modal utama untuk membawa kemandirian bagi UTU di masa depan. Insya Allah, UTU akan semakin jaya,” tutup Azhari.
Penulis: Almanudar







