DPD ARM Kepri Soroti Kebocoran Pipa Air Sungai Beduk: Evaluasi Kinerja ABH

Batam, Metrozone.net- DPD Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) Kepri menyorot keras kinerja PT Air Batam Hilir (ABH) terkait kebocoran pipa air bersih yang berulang kali terjadi di wilayah Sungai Beduk, Kota Batam, Minggu (5/7/2026).

Ketua DPD ARM Kepri, Dedek Wahyudi, meminta ABH lebih serius dan profesional menangani persoalan tersebut. Jika tidak mampu, ia mendesak ABH mundur dan menyerahkan pelayanan air kepada pihak yang benar-benar kompeten.

“Ingat, kebutuhan air sangat krusial di masyarakat. Jika tidak sanggup menangani kebocoran mending angkat kaki dan serahkan kepada yang benar-benar sanggup dan profesional dalam pelayanan air di Batam,” tegas Dedek Wahyudi.

Menurut Dedek, kebocoran pipa di Sungai Beduk bukan kejadian sekali dua kali. Kerusakan yang berulang menunjukkan lemahnya perawatan, lambatnya respon dan tidak adanya mitigasi dari pihak pengelola.

“Air adalah kebutuhan dasar. Saat pipa bocor, yang dirugikan langsung rakyat. Tekanan air drop, air keruh, bahkan mati total. ABH jangan tunggu viral baru bergerak,” ujarnya.

Ia menilai pelayanan air di Batam belum memenuhi rasa keadilan publik. Di tengah tagihan yang tetap berjalan, kualitas layanan justru sering mengecewakan.

3 Tuntutan DPD ARM Kepri ke ABH yaitu:

1. Tindak Cepat dan Tuntas: Lakukan perbaikan permanen, bukan tambal sulam di titik kebocoran Sungai Beduk.
2. Transparansi Data: Buka ke publik berapa kali kebocoran terjadi di titik yang sama dalam 1 tahun terakhir dan apa langkah preventifnya.
3. Evaluasi Profesionalitas: Jika ABH tidak mampu menjamin kontinuitas air bersih, Pemerintah Kota Batam dan BP Batam harus segera mengevaluasi kontrak kerja sama.

“Jangan sampai karena ego mempertahankan kontrak, rakyat Batam yang terus jadi korban. Kami siap mengawal dan menggerakkan aksi jika pelayanan tidak segera dibenahi,” tutup Dedek.

Pewarta: Hans

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *