Meulaboh (Metrozone.net) – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 16.50 WIB. Peristiwa alam ini mengakibatkan sejumlah pohon tumbang, serta merusak rumah warga, fasilitas pendidikan, dan tempat usaha di beberapa titik.
Berdasarkan data resmi yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat, terdapat empat kecamatan yang mengalami dampak cukup parah, meliputi Kecamatan Samatiga, Sungai Mas, Woyla, dan Bubon.
Mendapat laporan mengenai dampak cuaca ekstrem tersebut, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Aceh Barat, T. Ronal Nehdiansyah, langsung menginstruksikan tim Pusdalops-PB untuk bergerak cepat ke lokasi kejadian. Tim dikerahkan untuk melakukan pemantauan, kaji cepat, serta pendataan menyeluruh terhadap bangunan dan rumah warga yang terdampak.
Salah satu aksi tanggap darurat tercepat dilakukan oleh Personel Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Woyla (Regu 3). Dengan kekuatan 7 personel, mereka langsung diterjunkan ke lokasi kerusakan terparah, yaitu di kediaman Bapak Usman Fauji di Gp. Pasi Birah. Petugas bergerak cepat mengevakuasi penghuni dan membersihkan material pohon yang menimpa bangunan.
Sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk penanganan pascabencana, Tim Logistik BPBD Aceh Barat menyalurkan bantuan masa panik secara langsung ke rumah-rumah warga terdampak pada hari ini, Kamis (21/5/2026).
Hingga pendataan hari ke-2 (Kamis, 21/5/2026), BPBD Aceh Barat merilis rincian kondisi mutakhir di lapangan sebagai berikut:
1. Kecamatan Samatiga
Gp. Payalumpat
Korban: Ibu Sufriati
Kondisi Terkini: Pohon tumbang yang menimpa rumah korban telah berhasil dibersihkan secara gotong-royong oleh warga setempat.
2. Kecamatan Sungai Mas
Gp. Gleng
Korban: Bpk. Syamaun Abdullah
Kondisi Terkini: Petugas telah melakukan pendataan visual dan koordinasi lebih lanjut untuk pembersihan material di lokasi kejadian.
Gp. Kajeung
Korban: Tgk. Zulkarna
Kondisi Terkini: Satu unit pohon durian tumbang dan menimpa rumah warga. Saat ini tim posko terdekat masih melakukan pemantauan situasi dan koordinasi penanganan lanjutan.
Gp. Sipot
Korban: Bpk. Fauzan
Kondisi Terkini: Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga. Tim di lapangan tengah berkoordinasi intensif dengan aparatur gampong untuk proses pembersihan lokasi.
3. Kecamatan Woyla
Gp. Kuala Bhee
Korban: Ibu Yulina
Kondisi Terkini: Pohon tumbang menimpa 1 unit tempat usaha perabotan. Petugas sedang berkoordinasi dengan aparatur gampong setempat untuk tindakan pembersihan material.
Gp. Pasi Birah
Korban: Bpk. Usman Fauji
Kondisi Terkini: Mengalami kerusakan berat pada bagian atap, di mana total 35 lembar seng rusak dan terlepas. Penanganan pembersihan material dan evakuasi telah selesai dilakukan secara total oleh 7 personel Damkar Regu 3 BPBD Pos Woyla.
Selain merusak rumah warga, angin kencang yang tersebut juga merusakan fasilitas pendidikan, yakni SMP Negeri 5 Woyla. Dimana bangunan sekolah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem.

4. Kecamatan Bubon
Gp. Kuta Padang
Korban: Ibu Aisyah
Kondisi Terkini: Rumah korban mengalami kerusakan atap yang cukup parah akibat diterjang angin puting beliung. Hingga saat ini belum ada penanganan pembersihan di lokasi. Kebutuhan logistik darurat berupa bantuan hunian (terpal/seng) dinilai sangat mendesak untuk perbaikan cepat atap rumah yang rusak agar bisa segera ditempati kembali dengan aman.
Masyarakat dihimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem susulan yang ditandai dengan hujan intensitas tinggi disertai angin kencang, serta segera melaporkan ke posko BPBD terdekat jika terjadi bencana serupa.
(Almanudar)







