Kabupaten Sorong, METROZONE.NET– Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil serta Pemberdayaan Masyarakat Kampung (Dukcapil PMK) menggelar kegiatan fasilitasi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dalam penyelenggaraan Gerakan Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga di Kabupaten Sorong, Senin (27/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aimas Hotel & Convention Center tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, S.Pd.I., M.M.Peserta kegiatan terdiri atas pengurus TP PKK Provinsi Papua Barat Daya, pengurus dan kader PKK Kabupaten Sorong, para kepala distrik, kepala kelurahan, serta kepala kampung.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Ahmad Nausrau menyampaikan apresiasi kepada Dinas Dukcapil PMK Papua Barat Daya bersama TP PKK Provinsi atas kolaborasi dalam meningkatkan kapasitas kader PKK dan aparatur kampung.
Menurutnya, pelatihan tersebut memiliki peran strategis untuk menyamakan persepsi peserta mengenai tugas dan tanggung jawab masing-masing sehingga mampu menjadi agen perubahan (agent of change)dalam mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.
“Pelatihan ini penting agar seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama mengenai tugas dan tanggung jawabnya, sehingga mampu menjadi agen perubahan dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK di lingkungan masyarakat,” ujar Ahmad Nausrau.
Ia menegaskan, terdapat tiga sektor prioritas yang perlu menjadi perhatian seluruh kader PKK, yakni bidang kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Pada sektor kesehatan, kader PKK diharapkan dapat berperan aktif dalam meningkatkan gizi keluarga, mencegah stunting, serta mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Sementara pada bidang pendidikan, kader didorong untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pemahaman yang lebih baik terhadap tugas dan fungsi mereka.
Di sektor pemberdayaan ekonomi, Ahmad Nausrau berharap kader PKK mampu mendampingi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya para mama-mama Papua di kampung, agar produk lokal memiliki nilai tambah, daya saing, dan jangkauan pemasaran yang lebih luas.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Dukcapil PMK Provinsi Papua Barat Daya, Nikolas Asmuruf, S.E., M.A.P., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas kader PKK di empat distrik dan 20 kampung di Kabupaten Sorong.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya dengan Tim Penggerak PKK di seluruh tingkatan guna mendukung pembangunan masyarakat yang mandiri, sehat, dan sejahtera melalui pemberdayaan keluarga.
[Penulis: Alex Umpain]







