Banyuwangi, Metrozone.net- Kodim 0825/Banyuwangi bersama unsur terkait terus melakukan pemantauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di kawasan lereng Gunung Ijen, wilayah Desa Tamansari, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi, Minggu (06/09/2026).
Berdasarkan informasi yang diterima dari Asper KRPH Licin melalui Pos Keamanan Hutan (Kamhut) sekitar pukul 05.16 WIB, terpantau adanya penambahan titik api menjadi lima titik di kawasan lereng Gunung Ijen.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Posramil 0825/22 Licin segera berkoordinasi dengan unsur Muspika Kecamatan Licin, Polsek Licin, BKSDA, Asper KRPH Licin serta relawan untuk melakukan pemantauan dan pengecekan langsung ke lokasi kebakaran.
Sekitar pukul 06.00 WIB, personel gabungan siaga karhutla Kecamatan Licin bergerak menuju lokasi. Pada pukul 07.30 WIB, tim yang terdiri dari personel Posramil 0825/22 Licin, Polsek Licin, BKSDA, Kecamatan Licin dan relawan tiba di kawasan Cagar Alam Kawah Ijen–Merapi Ungup-Ungup untuk melaksanakan pemantauan.
Sebagai bentuk perhatian terhadap perkembangan situasi di lapangan, pada pukul 14.00 WIB Komandan Kodim 0825/Banyuwangi kembali naik menuju lokasi untuk kedua kalinya guna melakukan pengecekan langsung terhadap titik-titik kebakaran.
Dari hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 8 hingga 10 hektare. Petugas juga masih memantau lima titik api yang berada sekitar satu kilometer dari puncak Gunung Ijen.
Kondisi medan menjadi kendala utama dalam upaya penanganan. Sejumlah titik api berada pada kawasan dengan tingkat kemiringan mencapai sekitar 85 persen sehingga sangat sulit dan berisiko untuk dijangkau personel secara langsung.
Titik api lainnya juga terpantau berada di balik kawasan Cagar Alam Kawah Ijen–Merapi Ungup-Ungup dengan kondisi medan yang sama-sama terjal sehingga petugas belum dapat melakukan pemadaman secara langsung dari darat.
Selain faktor medan, arah angin di lokasi saat ini terpantau bergerak menuju utara hingga timur dengan kecepatan yang berubah-ubah. Kondisi tersebut perlu terus diwaspadai karena berpotensi membawa rambatan api menuju wilayah Cangkringan, Kabupaten Bondowoso.
Hingga saat ini, sejumlah titik api masih menyala dan terpantau mengalami penambahan serta merambat ke arah utara-timur. Personel gabungan siaga karhutla tetap berada di sekitar lokasi untuk melakukan pemantauan perkembangan api sekaligus mengantisipasi meluasnya area terdampak.
Kodim 0825/Banyuwangi bersama seluruh unsur terkait terus meningkatkan koordinasi guna memastikan perkembangan situasi dapat dipantau secara cepat serta mengambil langkah penanganan dengan tetap mengutamakan keselamatan personel di tengah kondisi medan yang ekstrem.
Editor: 5093N9







