Aceh Barat (METROZONE.net) – Meskipun tadi malam wilayah Aceh Barat diguyur hujan, namun tidak serta merta memadamkan titik api Karhutla. Menyikapi hal tersebut, Dandim 0105/Abar Letkol Inf S Kembaren,S.E.,M.I.P.,CFrA., tetap terus mengerahkan Prajurit untuk melakukan penyisiran dan meyakinkan titik api yang mengeluarkan kepulan asap padam total, Sabtu (31/1/2026)
Operasi pemadaman intensif ini dilakukan oleh Prajurit TNI dari Kodim 0105/Abar dan Yonif 116/GS. Para Prajurit masih berjuang dan berjibaku melakukan pemadaman di beberapa lokasi, diantaranya di Kecamatan Johan Pahlawan, Kaway XVI dan Woyla Barat.
Dandim 0105/Abar mengatakan bahwa upaya pemadaman ini merupakan langkah krusial untuk meyakinkan bahwa titik api yang masih mengeluarkan kepulan asap benar-benar padam total. Kekuatan penuh dikerahkan kendati semalam Aceh Barat diguyur hujan namun belum sepenuhnya memadamkan api.
“Kegiatan pemadaman ini adalah bentuk komitmen nyata kami dalam memastikan api benar-benar padam hingga kepermukaan bawah sehingga tidak muncul titik api susulan. Kami melakukan pemadaman secara terintegrasi dan soliditas adalah kekuatan utama kami. Dilapangan kami keluarkan kekuatan penuh agar penanganan Karhutlah berjalan cepat dan tepat sasaran”, tegas Dandim
Dengan kekuatan Personel dan peralatan yang ada, mereka bahu membahu memadamkan api sampai ke titik yang paling jauh agar upaya pemadaman benar-benar maksimal.
“Kondisi cuaca panas dan angin yang kencang menjadi tantangan tersendiri serta akses ke lokasi yang cukup sulit, namun tidak membuat Prajurit pantang menyerah. Dengan penuh semangat menggelora, para Prajurit berjalan kaki dan berhasil memadamkan api. Saat ini, dilokasi Karhutla hanya mengeluarkan kepulan asap kecil, namun para Prajurit tetap berupaya sekuat tenaga untuk memastikan kepulan asap sirna sama sekali. Kesiapsiagaan ini bukan hanya sekedar pemadaman belaka, melainkan upaya berkelanjutan untuk mewujudkan Kabupaten Aceh Barat dan sekitarnya bebas asap”, tandas Dandim
(Almanudar)












