MEULABOH (Metrozone.net) – Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, MM, didampingi Plt Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), T. Ronald Nehdiansyah, turun langsung mengunjungi sekaligus menyerahkan bantuan masa panik kepada keluarga korban musibah kebakaran rumah di Desa Drien Rampak, Kecamatan Johan Pahlawan, Jumat (7/8/2026).
Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggap cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Sosial (Dinsos) serta BPBD dalam memenuhi kebutuhan mendasar para korban pascabencana.
Dalam kunjungannya, Tarmizi melihat secara langsung kondisi bangunan yang hangus terbakar serta menyapa para penghuni rumah yang terdampak. Ia menyampaikan rasa keprihatinannya, terlebih di dalam keluarga korban terdapat anak kecil serta lansia yang sedang menderita sakit.
“Kita melihat langsung rumah yang terbakar dan mengunjungi pemilik rumah. Karena ada anak kecil dan orang tua yang sedang sakit, mereka sangat trauma sekali. Kami bersyukur penanganan BPBD sangat cepat, dalam waktu lima menit mampu mengerahkan enam armada pemadam kebakaran ke lokasi,” ujar Tarmizi di lokasi kejadian.
Guna meringankan beban psikologis dan fisik para korban, Pemkab Aceh Barat menyerahkan paket bantuan masa panik yang terdiri dari kebutuhan pangan dan kelengkapan keluarga. Bantuan yang disalurkan meliputi beras, mi instan, minyak goreng, air mineral, telur, family kit, kids ware, selimut, handuk, perlengkapan ibadah (mukena, sarung, jilbab, baju koko), kasur, serta kebutuhan logistik pendukung lainnya.
Menanggapi insiden tersebut, Tarmizi mengimbau seluruh lapisan masyarakat Aceh Barat untuk lebih waspada dan berhati-hati, khususnya saat memasuki musim kemarau. Ia mengingatkan pentingnya memeriksa instalasi listrik secara berkala dan memastikan kompor atau api dapur benar-benar padam setelah memasak.
“Di Aceh Barat, setiap tahunnya lebih dari sepuluh rumah mengalami musibah kebakaran. Kami terus berusaha mengingatkan masyarakat untuk mencatat dan menempelkan nomor kontak pemadam kebakaran di ruang tamu maupun kamar tidur, agar seluruh anggota keluarga menyimpan nomor darurat tersebut sehingga penanganan awal bisa segera dilakukan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutup Tarmizi.
(Almanudar)






